Suara.com - Wabah virus Corona Covid-19 di hampir seluruh negara bukan hanya merepotkan bidang kesehatan.
Penyebarannya yang sangat cepat telah memaksa manusia untuk membatasi kegiatan di luar rumah.
Sejumlah kepala negara yang terdampak Corona Covid-19, bahkan melarang masyarakatnya membuat pertemuan besar di tempat umum.
Gubernur New York Andrew Cuomo dan Walikota New York City Bill de Blasio bahkan membuat perintah untuk penutupan restoran, bar, pusat kebugaran, klub malam, dan bisnis lainnya.
Langkah itu tentu memengaruhi banyak sekali bisnis fesyen dan kecantikan, banyak di antaranya sekarang menutup tokonya untuk jangka waktu tak tentu.
Melansir dari laman wwd.com, dari menganggu rencana pekan mode hingga daftar panjang toko yang tutup, berikut adalah dampak akibat wabah Corona Covid-19 memengaruhi bidang fesyen (fashion), kecantikan, dan ritel.
1. Saham Mode Jatuh
Sejak Corona Covid-19 dengan cepat menyebar ke seluruh dunia, pasar saham telah mengalami penurunan signifikan selama beberapa minggu terakhir. Pada 16 Maret, perdagangan dihentikan tak lama setelah pasar dibuka dan Dow Jones Industrial Average turun 1.820,41 poin (atau 7,9 persen) menjadi 21.365,21.
Di antara mereka yang paling terpukul oleh penurunan tersebut adalah G-III Apparel Group (turun 27,1 persen menjadi 11,07 dolar AS), Capri Holdings (turun 26,2 persen menjadi 10,29 dolar AS), RealReal Inc. (turun 19,3 persen menjadi 7,02 dolar AS), Tapestry Inc. (turun 19,3 persen menjadi 13,10 dolar AS) dan Nordstrom Inc. (turun 17 persen menjadi 17,93 dolar AS).
Baca Juga: Perusahaan China Sumbang 40 Ton Alat Kesehatan Lawan Corona untuk Indonesia
2. Rapat Umum Industri Mode
Banyak tokoh dan perancang busana yang mengumpulkan donasi untuk turut memerangi penyebaran global Corona Covid-19. Banyak di antaranya menyumbangkan uang atau peralatan ke rumah sakit dan lembaga Italia.
Negara spaghetti tersebut mengalami wabah Corona Covid-19 terbesar kedua di dunia setelah China.
Daftar dermawan terus bertambah salah satunya, menyumbangkan 2 juta euro kepada organisasi perawatan kesehatan Italia, dan LVMH Moët Hennessy Louis Vuitton yang memproduksi pembersih tangan di semua fasilitas parfum dan kosmetiknya untuk disumbangkan ke otoritas kesehatan Prancis.
Influencer Powerhouse Chiara Ferragni dan suaminya, Fedez, meluncurkan penggalangan dana GoFundMe pada 9 Maret untuk membeli tempat tidur rumah sakit di area perawatan intensif RS San Raffaele Milan. Di luar itu, keduanya juga memberikan sumbangan pribadi 100.000 euro.
Penggalangan dana telah mengumpulkan lebih dari 4 juta euro. Lainnya yang menyumbang untuk tujuan ini termasuk Giorgio Armani, Donatella Versace, Marco Bizzarri dari Gucci dan Remo Ruffini dari Moncler.
3. Mengganggu pelaksanaan Fashion Week
Corona Covid-19 menerpa Italia di tengah-tengah pelaksanaan Milan Fashion Week pada akhir Februari, menyebabkan sejumlah desain - termasuk Giorgio Armani, untuk memikirkan kembali format acara mereka.
Virus ini telah menyebabkan banyak produsen desain membatalkan atau menunda pertunjukan internasional mereka hingga 2021. Termasuk Armani, Dior, Gucci, Hermès, Max Mara, Prada, Chanel, dan Versace. Pertunjukkan Chanel Métiers d'Art, pertunjukan musim gugur 2020 milik Ralph Lauren, dan pertunjukan musim gugur Burberry 2020 juga ditunda karena virus Corona Covid-19.
New York Bridal Week, yang dijadwalkan pada 16-20 April 2020 disarankan untuk menggunakan platform Zoom dan Join.me untuk menyajikan koleksi mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Aturan Feng Shui Dapur, Jangan Biarkan Rezeki Hangus karena Salah Letak Kompor
-
AI hingga Microchip, RI-China Buka Jalan Baru Kerja Sama Teknologi
-
Kalimantan Belum Selesai, Karhutla Kini Kepung Papua Tengah: Api Makin Meluas
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Beli Voucher Game di BRImo Dapat Cashback Saldo 50 Persen
-
Investasi RI Tembus Rp1.010 Triliun, HIPMI Dorong Pengusaha Lokal Ikut Menikmati Dampaknya
-
Karhutla Kalimantan Mengganas, Presiden Prabowo Optimistis Bisa Segera Dijinakkan
-
22,69 Juta Pengguna Kripto RI, Tantangan Berikutnya Bikin Mereka Tak Lari ke Platform Asing
-
Bukan Sekadar Hitung Langkah, Galaxy Watch Ultra2 dan Watch9 Bantu Atur Beban Latihan
-
Korban FOMO Merapat! Eksotisnya Wajah Sungai Bogowonto Purworejo Saat Surut