Suara.com - Sebuah perusahaan perhiasan kecil Rusia baru saja meluncurkan liontin berbentuk virus corona atau Covid-19.
Sebelumnya mereka memang mempunyai spesialisasi membuat perhiasan bertema ilmu pengetahuan dan obat-obatan.
Hal itu kini menuai kontroversi karena dinilai tidak peka dengan kondisi saat ini.
Seperti dilansir dari Moscow Times, Pavel Vorobyov, penjual perhiasan dari kota Kostroma, menegaskan bahwa liontin itu dirancang sebagai tanda dukungan bagi para dokter.
Ia menegaskan hal itu bukan untuk mengeksploitasi krisis kesehatan demi uang.
"Tujuan dan misi kami dengan proyek ini adalah untuk mendukung para dokter kami. Ini bisa menjadi jimat bagi mereka, simbol kemenangan atas virus," kata " Vorobyov, seperti dilansir dari Moscow Times, Senin, (6/4/2020).
Menurutnya hal itu memang sudah biasa mereka lakukan. Ini karena merek Dokter Vorobyov adalah merek perhiasan dengan spesialisasi bentuk perhiasan yang terinspirasi dari dunia medis.
"Kami mulai mengerjakannya segera setelah kami mendengar tentang [virus], sebelum siapa pun di Rusia mendengarnya," katanya.
Toko perhiasan itu mengatakan bahwa permintaan untuk liontin berbentuk virus Corona juga cukup tinggi. Mereka juga berharap bisa mendapat pesanan dalam jumlah besar dari klinik.
Baca Juga: Selain Positif Corona, dr Naek L Tobing Juga Sakit Kanker Lambung Stadium 4
"Kami telah mendistribusikan sekitar 1.000 buah di seluruh dunia," kata Govorit Moskva mengutip Vorobyov.
Liontin berbentuk virus Corona yang diunggah di akun instagram Dokter Vorobyov ini terbuat dari perak murni dan dijual seharga 12 dolar Amerika Serikat atau sekitar hampir Rp 200.000.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja