Suara.com - Berada dalam isolasi karena pandemi Covid-19 membuat Ratu Elizabeth II harus merayakan ulang tahunnya ke-94 melalui panggilan video Zoom.
Sang Ratu kini sedang berada di Kastil Windsor bersama suaminya, Pangeran Philip (98), dan sedang tidak bisa dikunjungi oleh keluarganya untuk merayakan hari besar tersebut.
Dilansir Heart Love Style, ia juga dilaporkan telah meminta tidak ada tembakan penghormatan untuk menandai ulang tahunnya, pertama kalinya sejak ia menduduki tahta kerajaan selama 68 tahun.
Hal ini disebabkan ia merasa bahwa tembakan penghormatan tidak sopan dilakukan di tengah krisis yang sudah merenggut nyawa lebih dari 16 ribu warga Inggris ini.
Tembakan penghormatan menggunakan peluru kosong umumnya digunakan oleh Keluarga Kerajaan untuk menandai acara-acara spesial seperi peringatan dan ulang tahun.
Parade Ulang Tahun Sang Ratu yang lebih dikenal sebagai Trooping the Colours, juga disebut tidak akan dilakukan karena wabah ini.
Seorang juru bicara dari Istana Buckingham tidak mengonfirmasi apakah panggilan Zoom antara Ratu dan keluarganya akan berjalan, namun memastikan bahwa panggilan apapun dengan keluarganya adalah privasi.
Belakangan ini, keluarga kerajaan sedang aktif-aktifnya menggunakan Zoom di tengah lockdown, seperti Pangeran William dan Kate Middleton yang menikmati mengobrol dengan anak-anak di sekolah dan sebuah interview dengan BBC.
Mereka juga mengungkapkan mereka sering mengecek keluarga kerajaan lainnya, termasuk Ratu dan Pangeran Charles, melalui panggilan video.
Baca Juga: Pandemi Covid-19, Ratu Elizabeth II Minta Ulangtahunnya Tak Dirayakan
Kate menceritakan bahwa keluarganya mengalami kesulitan selama lockdown seperti banyak keluarga lainnya. Ia berkata mulai terbiasa berkontak dengan yang lainnya menggunakan cara berbeda.
"Benar-benar kacau, saya tidak akan berbohong. Punya anak usia dua tahun, Anda harus menjauhkan ponsel. Cukup kacau bagi mereka untuk mengatakan hal yang benar di waktu yang benar tanpa memencet tombol yang salah. Tapi hal ini bagus untuk bisa tetap berkontak dengan yang lainnya," jelasnya.
Ia menceritakan bahwa anak bungsunya, Louis, suka sekali memencet tombol merah yang berarti mengakhiri panggilan.
Kate juga menyebutkan mungkin akan menelpon Pangeran Harry dan Meghan Markle yang berada di Los Angeles bulan depan untuk merayakan ulang tahun pertama Archie di tanggal 6 Mei nanti.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan