Suara.com - RA Kartini dikenal rajin menulis selama masa hidupnya. Bukan hanya menulis surat dengan sahabat penanya di Belanda, Rose Abendanon, Kartini juga kerap menulis esai juga cerpen.
Namun tak banyak orang yang tahu bahwa Kartini juga pernah berkolaborasi membuat tulisan dengan suaminya, Raden Adipati Joyodiningkat, dalam tulisan Kongso Adiagung.
"Saya pernah membaca katanya tulisan itu bersama dengan tulisan suaminya. Yang akhirnya setelah suaminya menikah, dilanjutkan oleh beliau. Ternyata ada kolaborasi antara Kartini dan suaminya. Ini alangkah hebatnya Kartini bersama suaminya," kata Kurator Museum RA Kartini di Rembang, Retna Diah Radityawati, dalam diskusi online Bincang Redaksi bersama National Geographic Indonesia, Selasa (21/4/2020).
Menurut Retna, Kongso Adiagung bertuliskan mengenai kebudayaan yang diambil berdasarkan kitab Mahabrata. Retna menekankan bahwa sosok Kartini bukan hanya peduli terhadap pendidikan kaum perempuan tapi juga terhadap agama dan budaya.
Selain itu, sisi lain dari suami Kartini, Retna menegaskan bahwa Raden Adipati Joyodiningkat tidak pernah mengekang istrinya pasca menikah, baik saat tinggal di Jepara maupun setelah pindah ke Rembang.
Hal itu terlihat dari desain rumah di Museum Kartini di Rembang. Museum itu merupakan rumah peninggalan hingga Kartini meninggal usai melahirkan putra pertamanya.
Retna mengatakan desain museum tidak diubah sama sekali sesuai dengan keadaan rumah semasa Kartini hidup.
"Ada ruang koleksi buku. Ini sisi lain dari suami Kartini. Di mana orang mengatakan suaminya mengekang Kartini, tapi pada kenyataannya melihat bentukan rumah, justru mendukung aktivitas Kartini," tuturnya.
Salah satu ruangan diberi nama 'Terbitlah Terang'. Konon berdasarkan surat yang tertulis, kata Ratna, di ruangan itulah Kartini selalu menulis setiap malam.
Baca Juga: LIVE STREAMING: Let's Talk With Sara Spesial Hari Kartini
Sementara saat siang, Kartini akan menulis di serambi rumah dengan menghadap ke taman sambil melihat bunga-bunga.
"Ada ruang batik dan lukisan. Bahwa Kartini memang orang yang benar-benat multitalent. Ada juga ruangan terbitlah terang. Konon di ruangan ini beliau menulis sewaktu malam," urai Ratna.
"Di museum kami juga simpan tulisan asli Kartini. Ada buku habis gelap terbitlah terang, replikanya. Ada juga Alquran terjemahan yang fenomenal, yang dihadiahkan. Ini juga replika sebenarnya," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
6 Ide Menu Olahan Daging Kambing dan Sapi Kurban Selain Sate
-
Idul Adha Tahun 2026 Berapa Hijriah? Ini Makna dan Tradisinya
-
Viral Reizuka Ari Minum Suplemen 'Segambreng' Sekaligus, Apoteker Wanti-wanti Bahayanya
-
Apakah Tanggal 1 Juni 2026 Libur? Ini Penjelasan Hari Lahir Pancasila dan Sejarahnya
-
25 Ucapan Idul Adha 2026 untuk Update Story WA yang Berkesan, Singkat tapi Bermakna
-
Tren Dapur Modern Meningkat, Konsumen Kini Lebih Selektif Sebelum Membeli Peralatan Rumah Tangga
-
Tata Cara Sholat Idul Adha 2026 menurut NU dan Muhammadiyah
-
35 Twibbon Idul Adha 2026 Gratis dan Aesthetic, Cocok untuk WhatsApp hingga Instagram
-
Resep Bolu Ketan Gluten Free, Imbas Lagu Viral 'MBG Mas Bahlil Ganteng'
-
Segini Besaran Gaji Ke-13 ASN 2026, Kapan Jadwal Cairnya?