Suara.com - Seorang perempuan mengaku ditolak oleh dokter saat ingin mengakses layanan kesehatan mental alasannya karena terlalu cantik. Lha kok bisa?
Perempuan yang dibilang terlalu cantik, Jade Rowlands mengatakan telah mencoba mengakses dukungan kesehatan mental sejak berusia 18 tahun. Dia didiagnosis menderita PTSD, yang memicu depresi, kecemasan, dan gejala panik.
Namun terlepas dari hal itu, perempuan 31 tahun ini belum menerima bantuan yang diharapkannya. Ibu satu anak itu mengklaim hanya ditawari 10 sesi konseling.
Meskipun ia telah menceritakan kondisinya dengan baik, menurutnya dokter tidak menganggap kondisinya serius.
"Saya telah mencoba setiap anti-depresi dan memiliki konseling. Saya melakukan salah satu sesi konseling ketika saya berusia 18 tahun dan satu sesi lagi tahun sebelumnya," kata Jade seperti dilansir ari Daily Star, Kamis (30/4/2020).
Jade Rowlands mengungkapkan bahwa hanya karena kukunya ditata rap rambutnya yang indah, dan serta make up ya g ia kenakan, membuat dokter menolaknya.
"Pada dasarnya, mereka mengatakan kepada saya bahwa saya terlalu cantik untuk mendapat bantuan. Aku masuk ke sana menangis. Aku sedih pergi ke sana."
Jade Rowlands ditawari lebih banyak konseling di pertemuan itu, tetapi mengatakan sesi belum diatur setelah berbulan-bulan menunggu.Jade kemudian memutuskan untuk menempuh perawatan kesehatan swasta.
Ia sendiri telah ditangani dengan seorang dokter sejak dia menderita dua kejang pada bulan Januari.
Baca Juga: Peneliti Temukan Kesepian saat di Rumah Aja Tingkatkan Peradangan Tubuh
Ketika ditanya tentang keprihatinan Jade, juru bicara Dewan Kesehatan Universitas Aneurin Bevan mengatakan: "Akan tidak pantas untuk mengomentari kasus-kasus individu, namun, kami akan meminta Ms Rowlands untuk melakukan kontak dengan kami sehingga kami dapat melihat kekhawatirannya."
Kini Jade tengah dalam proses mendirikan kelompok pendukung untuk orang-orang di daerah setempat dengan masalah kesehatan mental. Kelompok dengan nama 'Muddled Minds' dijadwalkan diluncurkan minggu ini. Dia berharap proyek ini akan dapat dimulai pada akhir tahun ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL