Suara.com - Harap Sabar! Dokter Ingatkan Jerawat Tak Sembuh Secara Instan
Jerawat yang muncul di wajah terkadang bagaikan malapetaka bagi beberapa orang.
Dengan cara apapun, banyak orang berusaha untuk menghilangkan kehadirannya yang mengganggu.
Sebagian orang tergiur dengan beberapa produk kecantikan yang menawarkan menghilangkan jerawat secara instan.
Padahal, menurut dokter menyembuhkan jerawat butuh waktu yang cukup lama.
"Yang paling sering, nyembuhin jerawat itu nggak sabar. Padahal kan ngobatin jerawat itu butuh waktu, nggak bisa instan," tutur dr Afaf Agil AM, SpKK pada live IG ID Derms, baru-baru ini.
Minimal, untuk mengobati jerawat membutuhkan waktu 6 sampai 8 minggul. Ditambah dengan fase penyembuhannya selama 3-4 bulan.
"Belum termasuk bekas jerawatnya. Memang harus sabar banget untuk mengobati jerawatnya," imbuh dr Afaf lagi.
Jerawat ada yang ringan, sedang, dan berat. Klasifikasi inilah yang membedakan pengobatan pasien, misal yang ringan dengan krim saja sudah cukup, sementara yang sedang dan berat biasanya disertai minum obat antibiotik.
Baca Juga: Begini Tips Cukur Rambut Sendiri di Rumah untuk Kaum Adam
Selain itu, jerawat juga bisa disebabkan oleh multifaktor. Ada yang dari dalam seperti genetik dan tipe kulit berminyak.
Ada juga faktor eksternal seperti lingkungan, debu, makanan, dan gaya hidup, demikian dijelaskan oleh dr Afaf.
Saat berobat, selain menggunakan perawatan kulit dari dokter, pasien juga harus bekerjasama dengan dokter untuk mengubah pola makan, pola tidur, dan juga kebersihannya.
Ada juga pilihan lain bagi yang rutin menggunakan makeup.
Menurut dr Afaf, boleh-boleh saja menggunakan makeup saat wajah berjerawat, akan tetapi lebih baik pilih bedak yang tabur dan jenis komedogenic.
Dr Afaf mengimbau bagi yang ada masalah jerawat di wajahnya, obati jerawatnya segera dan telaten mengobatinya. Dan jika jerawat sudah hilang tetap dijaga, jangan hanya fokus jerawatnya saja, namun seluruh wajah juga harus dijaga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?