Suara.com - Kampanye Diet Vegan PETA: Tahu Tidak Pernah Sebabkan Pandemi, Tuai Kritikan.
PETA, organisasi yang fokus pada perlakuan etis pada hewan kembali melayangkan protes lewat papan reklame.
Organisasi tersebut telah memasang papan iklan di kota-kota di California, Iowa dan Nebraska, serta internasional, menampilkan sebuah kotak tahu dengan pernyataan “Tahu tidak pernah menyebabkan pandemi. Cobalah hari ini! "
Kritik itu ditujukan pada kondisi pandemi Covid-19, yang menurut mereka berasal dari hewan yang dikurung dan dibunuh untuk dimakan oleh manusia.”
Meski demikian, penyelidikan tentang asal-usul penyakit ini masih berlangsung.
Terlepas dari kenyataan ini, PETA bergerak maju dengan klaimnya, menggembar-gemborkan diet vegan sebagai solusi "menyelamatkan hidup".
"Hal terbaik yang dapat kita lakukan untuk hewan, planet ini, kesehatan kita dan komunitas kita adalah menjadi vegan dan PETA berencana untuk menyampaikan pesan penyelamat ini ke kota-kota lain sebanyak yang kita bisa," kata juru bicara PETA seperti dilansir dari NY Post.
Orang-orang di media sosial tidak senang dengan kritik lewat papan iklan PETA, dan menyebut organisasi tersebut "tidak sopan."
Satu orang menjawab dengan keras, "Pergi @peta dengan‘ Tahu Anda tidak pernah menyebabkan billboard pandemi ’."
Baca Juga: Update Covid-19 Global 25 Mei: Total Kesembuhan Capai 87 Persen
Organisasi tersebut sebelumnya telah meminta pejabat pemerintah untuk menutup pasar basah China, yang telah diusulkan sebagai asal dari Covid-19.
PETA merilis gambar dan video grafis yang menunjukkan pasar basah ini, yang diklaim direkam pada April.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Jaga Hak Perempuan, DPR Didesak Segera Sahkan Wahidah Suaib Jadi Anggota PAW Ombudsman RI
-
Warning Hasto Jelang Muktamar: NU Terlalu Besar Diseret ke Politik Praktis, Jangan Coba Pecah Belah
-
Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
-
Dilema Keuangan Anak Muda: Melek Finansial, tapi Masih Andalkan Paylater
-
Buku Tuhan Maha Asyik: Menikmati Perjalanan Spiritual Bersama Sujiwo Tejo
-
4 Rekomendasi HP Mid Range Kamera Mirip iPhone, Hasil Foto Tak Kalah Jernih dan Estetik
-
Wisata Candi Plaosan Kian Bergeliat, UMKM Desa Bugisan Raup Kenaikan Pendapatan 31 Persen
-
Panda Bond Perdana dari Purbaya Laris Manis, Dipesan Investor China hingga Rp 45 Triliun
-
BCA Bidik Pertumbuhan Transaksi Digital di Ultah Blok M, Tebar Banyak Promo
-
Hunian Sehat Makin Dilirik, Industri Kini Terapkan Formula Material Ramah Lingkungan