Suara.com - Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta akan menayangkan pertunjukan wayang orang secara daring melalui kanal Youtube instansi itu dengan lakon "Anoman Kembar" pada Sabtu (6/6), pukul 20.00 WIB.
Dilansir dari Antara, Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman Aji Wulantara mengatakan bahwa gelaran itu dibuat untuk memberikan suasana kondusif di masyarakat.
"Meskipun tidak terkait langsung dengan aksi penanganan pandemi COVID-19, namun kami berupaya untuk turut memberikan andil dan kontribusi nyata dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif di lingkungan masyarakat," kata Aji Wulantara di Sleman, Jumat (5/6/2020).
Ia menjelaskan upaya tersebut di antaranya memberikan hiburan secara rutin yang berupa atraksi budaya secara daring agar masyarakat merasa betah dan nyaman tinggal di rumah saat pandemi Covid-19.
"Kami juga menekankan pada ajakan untuk mengimplementasikan beberapa pitutur luhur yang notabene merupakan modal sosial yang fundamental bagi masyarakat Jawa pada khususnya dan bangsa Indonesia pada umumnya," katanya lagi.
Ia mengatakan di antara beberapa pitutur luhur tersebut, "eling lan waspada" yang mengamanatkan masyarakat senantiasa menyadari bahwa apa-apa yang diberikan Tuhan kepada manusia pada dasarnya ujian untuk bisa menempuh kehidupan yang lebih baik pada masa mendatang.
"Termasuk adanya pandemi Covid-19 ini juga merupakan ujian agar manusia senantiasa bisa menjalani kehidupan dengan menekankan pada pola hidup bersih dan sehat dan senantiasa waspada dengan berbagai kemungkinan dengan bersikap secara arif dan bijaksana dengan menekankan pada kebaikan bersama dan bukan saling merasa egois mementingkan dirinya sendirinya sendiri," katanya.
Selain itu, Aji menilai tata nilai dan norma kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi modal sosial yang fundamental bagi bangsa Indonesia, maka dalam menghadapi pandemi Covid-19, perlu dikokohkan dan ditumbuhkembangkan kembali.
"Jangan sampai dengan adanya pandemi Covid-19 ini justru semangat kebersamaan dan gotong royong antarwarga masyarakat justru malah melemah atau bahkan luntur," kata Aji.
Baca Juga: Gagal Kejar Jambret, Polisi Malah Tabrak Pos Kamling, Kaki Kiri Patah
Ia mengajak masyarakat menyaksikan pementasan wayang orang secara daring melalui kanal Youtube Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman itu, pada Sabtu (6/6) malam.
"Di rumah aja bersama Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman. Ayo kita tetap berkomitmen menaati protokol kesehatan dalam menghadapi pandemi Covid-19, jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dengan sabun dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Bos Go Ahead Eagles: Dean James Masih Gunakan Paspor Belanda!
Pilihan
-
Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani
-
Heboh Wanita Muda Hendak Akhiri Hidup di Depan Istana Merdeka, Untung Ketahuan Paspampres
-
Kasus Dean James Memanas, Pundit Belanda: Efeknya Bisa Guncang Eredivisie
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
Terkini
-
Update Harga Sepatu Onitsuka Tiger Ori Terbaru 2026, Jangan sampai Tertipu Barang KW!
-
6 Tips Diet setelah Lebaran agar Berat Badan Turun Tanpa Tersiksa
-
4 Parfum Wangi Fresh di Minimarket, Bikin Penampilan Makin Segar Usai Lebaran
-
Kapan Idul Adha 2026 Tiba? Ini Perkiraan Tanggalnya
-
Jadwal KRL Solo-Jogja 24 hingga 29 Maret 2026 Seusai Lebaran
-
Lapangan Tenis Tanah Liat Hijau Ternyata Bisa Jadi Solusi Serap Karbon, Bagaimana Caranya?
-
5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Flek Hitam
-
Mana yang Benar, Pakai Primer Dulu atau Sunscreen Dulu?
-
Apakah Sunscreen Bisa Dipakai di Malam Hari? Ini Penjelasannya
-
Bank BCA Kapan Buka Setelah Lebaran 2026? Ini Tanggal Mulai Operasional Normal