Suara.com - Buaya merupakan salah satu jenis reptil yang cukup ditakuti oleh banyak orang. Namun apa jadinya jika belakangan publik dibuat kasihan usai melihat video seekor buaya mati yang dikuliti kemudian dijadikan sate?
Sungguh-sungguh terjadi, belum lama ini publik digemparkan oleh potongan video singkat yang memperlihatkan seekor buaya besar dikuliti serta dipanggang kemudian dijadikan sate.
Dari video TikTok milik akun @mhdsaandi yang beredar, rupanya sate buaya ini adalah salah satu makanan ekstrem populer di Thailand.
"Jadi kalau lo ke Thailand pasti nemuin orang jual sate buaya, harganya 300 bath satu porsi atau sekitar Rp 150 ribu," ungkap pengguna TikTok tersebut.
Video sate buaya ini mendadak jadi sorotan usai diunggah kembali oleh akun Twitter @bintangforza.
"Kasihan buayanya," tulis akun Twitter @bintangforza, dikutip Suara.com, Rabu (10/6/2020).
Ternyata, tidak sedikit warganet yang ikut kasihan ketika melihat buaya utuh tersebut dipanggang dan dijadikan sate. Sebagian warganet bahkan memberikan berbagai tanggapan lewat kolom komentar.
"Di sana buaya laku bisa dimakan, di sini mah buaya ditangisin," ungkap salah seorang warganet.
"Panji petualang menangis melihat ini," imbuh warganet lainnya.
Baca Juga: Ada Kelelawar Kuah Santan, 5 Kuliner Ekstrem Terlaris di Pasar Tomohon
"Ini ada di Khao San Road juga sih, sumpah lewat aja merinding gue lihatnya," timpal warganet lain.
Hingga Rabu (10/6/2020) malam, video sate buaya di Thailand ini telah ditonton sebanyak lebih dari 20 ribu kali oleh warganet. Wah, apakah Anda sudah pernah mencicipi sate buaya ini ketika berlibur ke Thailand?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?