Suara.com - Sebagai orangtua, Kate Middleton dan Pangeran William tentunya juga melakukan pola asuh di rumah karena sekolah diliburkan akibat pandemi virus Corona Covid-19.
Anak-anak harus mengikuti sekolah online sambil didampingi oleh orangtua di rumah. Tak terkecuali bagi keluarga kerajaan Inggris.
Berada di rumah selama 24 jam bersama anak-anak tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Duke dan Duchess of Cambridge. Namun, pasangan ini membuktikan bahwa mereka mampu mengasuh tiga anak mereka selama pandemi virus Corona sambil tersenyum.
Bahkan, di tengah krisis ini mereka muncul sebagai wajah keluarga kerajaan modern, yang berusaha mendorong kita semua untuk percaya, bahwa kita dapat melalui masa sulit ini jika bersama-sama.
Nah, berikut kiat utama Pangeran William dan Kate Middleton dalam mengasuh ketiga anak mereka selama pembatasan pandemi virus Corona, seperti dilansir Hello Magazine.
1. Komunikasi yang baik
Selama hampir satu dekade, Kate Middleton selalu berusaha menjaga kesehatan mental anak-anak. Caranya, adalah mengajarkan anak-anak sejujur mungkin. Merasa ketakutan adalah hal yang wajar. Itu sebabnya dia tidak pernah menghindar berbicara tentang topik-topik yang rumit pada anak-anaknya.
"Meskipun Anda tidak ingin menakut-nakuti mereka dan membuatnya berlebihan, saya pikir itu tepat untuk memberitahu hal-hal dengan cara yang sederhana dan dengan cara yang sesuai dengan usia," jelas Duchess dalam sebuah video.
2. Memiliki rutinitas
Baca Juga: Kate Middleton dan Meghan Markle Gemar Pilih Gaun Warna Senada, Ini Artinya
Ya, keluarga Cambridges mungkin sangat beruntung daripada kebanyakan orang, karena memiliki bantuan dari pengasuh terlatih di Norland College, Maria Teresa Turrion Borrallo dan fasilitas ruangan luas Anmer Hall, untuk membuat mereka memiliki rutinitas yang cukup ketat sehari-hari selama pandemi.
Misalnya saat Putri Charlotte harus melakukan kursus memasak seperti membuat 'sandwich laba-laba', sementara Geroge harus fokus pada keterampilan membaca.
3. Bersenang-senang
Bermain adalah prioritas yang biasa dilakukan Anmer Hall, yang terletak di Queen's Sandringham Estate di Norfolk, Inggris. Pangeran William dan Kate Middleton menggunakan game online dan sumber daya kreatif untuk menciptakan momen menyenangkan sepanjang hari. Hasilnya adalah rumah yang bahagia dan kenangan yang tentu akan diingat oleh ketiga anak mereka.
"Kate terlihat sangat bahagia dan saya pikir dia benar-benar menikmati saat-saat di rumah bersama anak-anak," kata komentator kerajaan Ingrid Seward.
"Dia biasanya melakukan banyak perjalanan, jadi memiliki waktu panjang di satu tempat bersama dengan anak-anaknya dan suaminya di pedesaan mungkin sangat menyenangkan baginya. Mereka memiliki lebih banyak kebebasan di Anmer daripada di Istana Kensington," ungkapnya.
4. Sibuk dalam kegiatan
Setiap orang tua tahu bahwa anak-anak perlu mengeluarkan energi, dan jika Anda tidak membuat anak-anak kecil sibuk, mereka kemungkinan akan menciptakan keributan.
Anmer memiliki banyak pilihan untuk bersenang-senang di luar ruangan, dengan lapangan tenis, ayunan, dan kolam. Pada Hari Ibu, keluarga tersebut merilis gambar di mana Pangeran George dan Putri Charlotte sedang balapan lari di punggung orangtuanya.
Berita Terkait
-
Agnes Grey: Novel Klasik yang Mengkritik Pola Asuh dan Kelas Sosial
-
Ulasan Aku Sebelum Aku: Tamparan Keras untuk Pola Asuh Orang Tua yang Egois
-
Fleksibel Atur Strategi Toko Ekspor, Penjualan Seller Ini Naik 2,5 Kali Lipat Lewat Ekspor FLEXI
-
Pangeran William dan Keir Starmer Sangat Kecewa Setelah Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026
-
Mengakhiri Warisan Luka dalam Pola Asuh Anak Perempuan
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan