Suara.com - Tak hanya terkenal dengan sejumlah wisata belanjanya, ternyata Surabaya juga memiliki segudang referensi kuliner khas yang menggugah selera. Beberapa waktu lalu, menilik akun Instagram salah seorang Food Vlogger @kokobuncit, kami melihat sebuah cuplikan video yang cukup menarik.
Pasalnya, dalam video singkat tersebut tampak seorang pria sedang mengaduk cairan berwarna merah muda di dalam ember berukuran besar.
Usut punya usut, ternyata pria tersebut sedang mengaduk minuman bernama es susu permen karet yang tengah viral di Surabaya.
Uniknya lagi, es susu permen karet ini dijual dengan harga sesuka hati. Jadi, pembeli dibebaskan untuk membeli es susu permen karet ini dengan harga berapa.
"Guys aku mau tanya ini es susu permen karet masi jualan di lokasi Gang Ampel Kembangan, kah? Atau sudah pindah? Aku ngidam banget pengen mampur ke sana lagi. Meskipun resep buatnya gampang banget, tapi entah kenapa kalau minum di situ ada sensasinya sendiri," tulis akun Instagram @kokobuncit.
Diberi es batu melimpah, tentu saja tampilan dari minuman ini begitu menggugah selera. Tidak heran jika minuman ini begitu populer di Surabaya.
Tidak sedikit warganet lain yang memberikan berbagai tanggapan lewat kolom komentar soal keberadaan es susu permen karet fenomenal ini.
"Terakhir ke sana pas puasa kedua masih di Gang Ampel Kembangan," sebut seorang warganet.
"Ngaduknya gempor ko," imbuh warganet lainnya.
Baca Juga: Jengkel Suaminya Nyinyir, Wanita Ini Bikin Sandwich Berbentuk Tak Senonoh
"Duh, pengen tapi kok jauh ya huhuhu," timpal warganet lainnya.
Hingga Kamis (18/6/2020) pagi, video es susu permen karet yang diaduk dalam ember besar tersebut telah ditonton sebanyak 216 ribu kali oleh warganet. Kalian yang tinggal di Surabaya, apakah sudah pernah mencicipi es susu permen karet ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas
-
16 Nama Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual ke 27 Orang