Suara.com - Berkarya dan berbagi kepada masyarakat memang sesuatu yang membahagiakan, memuaskan hasrat jiwa yang ingin berperan. Inilah yang dirasakan oleh Abi Rahadi (33) dan istrinya, pencetus Ruang Raqyat.
Ruang Raqyat adalah sebuah tempat yang disediakan Abi untuk masyarakat yang ingin berkarya, berkreativitas, dan berkegiatan. Di sini, masyarakat ataupun komunitas bisa melakukan kegiatan apapun, mulai dari workshop hingga edukasi. Dan, semuanya gratis!
Ruang Raqyat berlokasi di Jalan Caringin Barat No. 14, Jakarta Selatan, hanya berjarak 100 meter dari Hotel Kristal dan Hero Terogong. Ruang Raqyat berbentuk rumah dengan halaman dan parkiran yang luas dan nyaman, sehingga cukup untuk menampung banyak orang.
"Jadi ide awalnya, saya dan istri, kami memiliki keinginan berkontribusi, sifatnya bukan sekadar memberikan uang atau makanan. Kami ingin memberikan sesuatu yang bersifat komunitas, para penggiat sosial, bisa berkontribusi dengan masyarakat," ujar Abi saat disambangi Suara.com beberapa waktu lalu.
Rumah itu sendiri sebenarnya merupakan rumah kerabat yang sudah 2 tahun lamanya dibiarkan kosong. Abi kemudian melontarkan niatnya untuk memanfaatkan rumah tersebut sebagai tempat dan wadah untuk berkarya.
Bulan Desember 2019, Ruang Raqyat pun dibuka untuk umum sebagai tempat penyelenggaraan acara. Dan sejak dibuka, hampir setiap hari rumah ini selalu full booked digunakan oleh berbagai komunitas, seperti fotografi, kelas yoga, relaksasi, hingga tempat belajar agama.
Abi berniat melihat bagimana minat masyarakat terhadap Ruang Raqyat ini selama 1 tahun. Jika direspons positif dan semakin melahirkan karya dan kontribusi baru dari ruang ini, ia akan semakin memantapkan niatnya memperbanyak Ruang Raqyat.
Gratis bagi komunitas yang membutuhkan
Abi terbuka pada komunitas apapun yang membutuhkan tempat untuk berkarya. Ia menyediakannya secara gratis, asalkan jadwalnya tersedia. Hanya dua syarat yang dimintanya, komunitas itu tidak berafiliasi dengan gerakan politik apapun, dan bersifat non-profit alias bukan untuk mencari keuntungan.
Baca Juga: Cara Komunitas Wuling Almaz Bantu Lansia Cegah Penyebaran Covid-19
"Untuk ruangan benar-benar gratis, kami pungut biaya deposit Rp 100 ribu saat pendaftaran. Ketika kegiatan selesai, deposit kami transfer kembali. Biaya makan dan minum itu bukan kewajiban, mau bawa makanan dan minuman sendiri silakan," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
Terkini
-
Pelajaran dari Jose Ramos-Horta: Rekonsiliasi Lebih Kuat daripada Balas Dendam
-
Apa Zodiak Paling Imut? Ternyata Ini Jawaban dan Alasannya!
-
3 Sabun Cuci Muka yang Lolos Penilaian Dokter, Bantu Bersihkan Wajah Tanpa Bikin Ketarik
-
Sunscreen yang Bagus itu Merk Apa? Ini 5 Pilihan 'Holy Grail' Menurut Review
-
Kekayaan Ruben Onsu yang Setop Nafkahi Sarwendah selama 6 Bulan
-
4 Trik Feng Shui Sederhana di Kamar Tidur yang Bisa Lancarkan Rezeki dan Karier
-
4 Sunscreen SPF Tinggi yang Direkomendasikan Dokter untuk Cuaca Panas Menyengat
-
Apakah Air Mawar Bisa Bikin Wajah Glowing? Ini 4 Produk Mulai Rp8 Ribuan yang Ramai Diburu
-
Sendalu Permaculture, Jembatan Warga Urban Menuju Hidup yang Lebih Sadar
-
4 Ciri Pelaku Love Scamming Seperti Kasus Fabiola Elizabeth Agnes