Pandemi Covid-19 dan program 100 ember
Sebelum pandemi Covid-19 melanda, respons terhadap Ruang Raqyat sangatlah positif. Setiap bulan, selama 30 hari, Ruang Raqyat selalu ramai dibooking oleh para komunitas sosial. Tapi kini, hal itu tidak bisa dilakukan karena larangan berkumpul selama pandemi.
"Pandemi mulai ada dari awal Maret, itu kegiatan masih full setiap hari, kegiatan masih berlangsung, ketika kasus (Covid-19 di Indonesia) sentuh angka 100. Mulai PSBB, dengan berat hati kami cancel kegiatan semua komunitas, ada 20 sampai 30 kegiatan yang terpaksa dibatalkan," paparnya.
Abi pun memutar otak, mencari cara agar Ruang Raqyat tetap berkontribusi di masa pandemi.
Ia kemudian terpikirkan program 100 ember. Program ini berbentuk kampanye tentang budidaya tanaman hidroponik, menanam aneka sayuran tanpa menggunakan media tanah. Hal ini didasari fakta bahwa selama pandemi, masyarakat takut pergi ke pasar dan banyak pasar yang ditutup.
Lalu, terbesitlah ide bagaimana kalau menanam sayuran yang sehat untuk dikonsumsi setiap hari. 100 Ember ini merupakan bentuk donasi dari masyarakat, di mana ember diisi dengan ikan lele dan di atasnya dimanfaatkan untuk jadi media tanam sayuran hidroponik.
"Kita ukur kapasitas berapa banyak yang bisa dikelola, cukup 100 ember dulu. Publikasinya tidak memanfaatkan sosial media, karena kita punya spirit yang sama. Akhirnya kuota 100 ember bisa terpenuhi dalam waktu 3 minggu," katanya.
Seluruh hasil panen ataupun lele yang dibudidayakan ini tidak diperjualbelikan. Sepenuhnya diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan, dibantu oleh ibu PKK sekitar.
"Ada panen kangkung dan lele, kangkung sudah 2 kali panen. Kita kerjasama sama ibu PKK di sekitar. Walau perumahan elit, tapi masih banyak warga yang membutuhkan, dalam kerjasamanya dengan ibu-ibu PKK," ungkapnya.
Baca Juga: Cara Komunitas Wuling Almaz Bantu Lansia Cegah Penyebaran Covid-19
Program ini, kata lelaki yang bekerja di Jakarta itu, diharapkan bisa jadi contoh bagaimana kita bisa tetap berkontribusi meski dalam keadaan pandemi Covid-19 yang serba terbatas.
Terbuka untuk kolaborasi
Tak berhenti di program 100 ember, Abi juga berencana akan membuat taman edukasi untuk para pelajar di halaman, misalnya dengan melihat bagaimana budidaya lele dan tanaman hidroponik, aneka tumbuhan, mengenal hewan ternak, hingga mewarnai di halaman.
Tanaman sayuran juga akan lebih dibuat lebih bervariasi, namun dengan metode yang mudah dan memilih tanaman yang bisa dimanfaatkan seperti cabai, bayam, dan kangkung. Dan yang pasti, hasilnya akan dikembalikan dan diberikan secara sukarela kepada masyarakat.
Untuk jangka panjangnya, Abi sebagai founder, sangat terbuka untuk berkolaborsi dengan komunitas apapun.
Donasi dan kolaborasi tidak hanya berbentuk dana, tapi juga bisa keahlian, bibit tanaman, dan sebagainya. Dengan tangan terbuka, Abi ataupun Ruang Raqyat bisa Anda sambangi melalui laman instagramnya @abirahadi atau @ruangraqyat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp20 Ribu Terdekat di Jakarta
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- 8 Sepatu Lari On Cloud Diskon di Planet Sports, Hemat Jutaan Rupiah
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Apakah Karyawan Resign Mendekati Lebaran Masih Dapat THR? Simak Aturan Hukumnya!
-
5 Sepatu New Balance Diskon 70% di Sports Station: Mulai Rp200 Ribuan, Bisa untuk Lebaran
-
Daftar ATM BNI Pecahan Rp20 Ribu di Jawa Tengah, Ambil THR Lebaran Tanpa Antre!
-
Riwayat Pendidikan Ruce Nuenda, Ternyata Lulusan Sarjana di Kampus Ini
-
Daftar Mudik Gratis BNI 2026: Cek Syarat, Rute, dan Jadwal Keberangkatan
-
Daftar Kepala Daerah Kena OTT KPK Sepanjang Awal 2026, Terbaru Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
-
Review Penginapan Music Camp di Nuanu Creative City Bali, Unik Bak Rumah Hobbit dan Instagramable
-
Link Daftar Mudik Pertamina 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Rutenya
-
Gurita Bisnis Bos Rokok HS Muhammad Suryo yang Kecelakaan di Kulon Progo
-
20 Link Kartu Ucapan Lebaran Kreatif untuk Semua Kalangan, Gratis dan Siap Pakai