Suara.com - Berencana liburan ke Thailand dalam waktu dekat? Anda berkesempatan mendapatkan diskon besar-besaran untuk kamar hotel hingga penyewaan mobil.
Dilansir Anadolu Agency, pemerintah Thailand berencana mengeluarkan dua paket stimulus senilai 22,4 miliar baht (sekitar Rp 10 triliun) untuk merevitalisasi pariwisata domestik yang terdampak pandemi Covid-19.
Stimulus diberikan dalam bentuk subsidi kepada industri pariwisata, sehingga calon pengunjung bisa mendapatkan diskon.
"Paket stimulus itu akan dimulai hari ini dan berjalan hingga 31 Oktober," kata wakil juru bicara pemerintah Traisuree Taisaranakul, kepada Bangkok Post.
Taisranakul mengatakan paket tersebut termasuk potongan harga penerbangan domestik, tarif bus antar provinsi, dan biaya sewa mobil untuk dua juta wisatawan.
Pemerintah juga akan mensubsidi 2 juta tiket pesawat dengan subsidi sebesar 2.000 baht per orang. Selain itu, Thailand juga akan mensubsidi hotel dengan potongan 40 persen dari harga normal.
Thailand merupakan salah satu di Asia Tenggara yang telah berhasil mengendalikan Covid-19. Hingga Rabu, Thailand melaporkan tambahan 2 kasus Covid-19, sehingga total mencapai 3.173.
Setelah dilaporkan tak ada pertambahan kasus positif Covid-19 selama 5 minggu, Thailand bersiap-siap untuk memasuki masa new normal dengan membuka kembali pub dan bar pada Rabu (1/7/2020).
Selain itu, negeri Gajah Putih ini juga berencana menyambut sebagian turis asing ke negaranya, demikian dikatakan pejabat pemerintah.
Baca Juga: Dampak Pandemi Terhadap Sektor Pariwisata di Pantai Anyer
Pub, bar, dan tempat karaoke bisa kembali beroperasi hingga tengah malam, dengan catatan harus tetap mengikuti panduan keamanan seperti menjaga jarak dua meter antar meja.
Berita Terkait
-
Pascakebakaran, Desa Adat Sade Dikebut Pulih Jelang Peak Season MotoGP
-
Promo Indomaret 27 Agustus - 2 September 2026: Diskon Minyak Goreng Melimpah
-
Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?
-
Saya Raja! Sesumbar Kim Sang-sik Usai Bawa Vietnam Juara Piala AFF 2026
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan