Suara.com - Selama beberapa tahun belakangan metode water birth menjadi tren di sejumlah kalangan perempuan. Water Birth sendiri ialah proses melahirkan di dalam air.
Tapi yang terjadi pada perempuan ini ialah definisi sesungguhnya dari water birth. Dilansir dari Global Times, seorang perempuan di sebuah kota di Provinsi Yunnan, Tiongkok Barat Daya dilaporkan mengambang di sebuan ban karet saat banjir, setelah hujan lebat menghantam kota itu selama berhari-hari.
Perempuan bermarga Chang itu, memiliki gejala berisiko tinggi termasuk jaringan parut rahim dan ketuban pecah dini dan harus segera dikirim ke rumah sakit untuk perawatan darurat.
Namun, ia terjebak di rumah ketika lalu lintas setempat terputus oleh tiga meter air banjir, dilaporkan CCTV pada hari Sabtu.
Staf rumah sakit dan sukarelawan kemudian datang dengan ide untuk menempatkan Chang pada ban selebar 1,5 meter sehingga ia dapat dipindahkan di atas air ke ambulans terdekat.
Enam sukarelawan dewasa dengan keterampilan renang yang kuat perlahan mendorong ban ke depan, sementara seorang dokter duduk di samping Chang di ban untuk merawatnya.
Namun, tiba-tiba Chang menjadi sakit sekitar 30 menit setelah dia berbaring di ban. Berkat dokter yang hadir, dia akhirnya melahirkan bayi laki-laki, dan kemudian dipindahkan ke ambulan sebelum dikirim ke rumah sakit.
Bayi itu bernama Shuisheng, "lahir di air."
Chang saat ini pulih dengan baik di rumah sakit dan tanda-tanda vitalnya stabil, CCTV melaporkan.
Baca Juga: Tak Tahu Dirinya Hamil, Gadis 21 Tahun Melahirkan setelah Sakit Kram Perut
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana