Lifestyle / Female
Selasa, 07 Juli 2020 | 17:48 WIB
Ilustrasi lansia. (Shutterstock)

Suara.com - Ayunan anak mestinya jadi sesuatu yang menyenangkan, terutama bagi para bocah. Namun, seorang nenek di Rusia malah membuatnya menjadi terlihat menjijikkan karena penuh dengan kotoran manusia.

Melansir Daily Star, Selasa (7/7/2020), insiden tersebut terjadi di Kota Gatchina, Leningrad Oblast, wilayah barat laut Rusia. Seseorang merekam video saat si nenek beraksi.

Dalam video, nenek 90 tahun yang tidak disebutkan namanya itu tampak mengotori ayunan anak-anak dengan zat lengket berwarna cokelat yang dia ambil dari sebuah kantong plastik. Dia mengoleskannya ke bagian kursi ayunan dengan tangan kosong.

Wanita tua yang mengenakan gaun ungu bemotif bunga-bunga itu tampaknya tidak memperhatikan atau tidak peduli ketika aksinya direkam seseorang.

Anak-anak bermain ayunan. (Shutterstock)

"Penduduk Gatchina yang terhormat, ayunan kita ditutupi kotoran lagi," ungkap seseorang yang suaranya terdengar dari video tersebut.

Penduduk setempat mengklaim zat cokelat itu adalah kotoran manusia. Mereka juga mengungkapkan jika lansia tersebut telah melakukan hal serupa selama bertahun-tahun.

Rupanya, ada alasan khusus di balik aksi si nenek. Itu adalah aksi protesnya yang ingin fasilitas ayunan anak ditiadakan saja. Dia berharap, mainan itu bisa diganti dengan hamparan bunga yang dianggap lebih menarik dipandang.

Ilustrasi nenek. (Shutterstock)

Aksi anehnya tidak hanya berhenti di sana. Dia diduga pernah menyerang warga lain dengan sekop ketika mereka mencoba membersihkan ayunan.

Penduduk setempat juga mengklain bahwa ia bahkan mencoba menggali tanah di sekitar ayunan untuk merusaknya di masa lalu tapi gagal.

Baca Juga: Pamit ke Baim Wong, Nenek Iroh Ngomong Soal Kematian

Warga sekitar sebenarnya sudah berulang kali menelepon polisi tentang masalah terkait. Namun, pihak berwenang mengatakan perkara tersebut perlu ditangani lembaga sosial. Menurut media lokal, hal itu karena si nenek terdaftar sebagai pasien cacat mental.

Load More