Suara.com - Foto seorang petugas pemadam kebakaran Tiongkok viral baru-baru ini. Hal tersebut lantaran unggahan foto kaki pucat dan keriputyang disebabkan oleh tanpa lelah bekerja untuk menyelamatkan para korban tanah longsor di provinsi Hubei pada 8 Juli.
Foto itu menggambarkan telapak petugas pemadam kebakaran yang tidak disebutkan namanya menyusut seperti tikus mumi atau tikus tanah telanjang. Kondisi itu karena ia harus berkubang dalam lumpur selama 30 jam tanpa henti untuk mencari orang yang selamat. Demikian seperti dilansir dari New York Post.
Netizen China pun langsung memuji kesetiaan petugas darurat yang heroik di media sosial.
"Ini memilukan. Kamu adalah pejuang sejati. Terima kasih banyak atas layanan khusus Anda!," kata salah seorang warganet.
“Ya Tuhan, sangat menghormatimu! Tolong tetap aman, ”kata yang lain.
Penyelamat yang malang itu adalah salah satu dari 69 petugas pemadam kebakaran yang terdaftar untuk membantu upaya evakuasi menyusul tanah longsor yang disebabkan hujan besar yang mengubur sembilan orang.
Kesembilan orang itu ditemukan selama misi penyelamatan sepanjang hari. Delapan orang telah meninggal, sementara seorang wanita lansia selamat dari tanah longsor dan dilaporkan dalam kondisi stabil, menurut tim penyelamat Hubei.
Bencana itu adalah akibat dari banjir terburuk China dalam beberapa dasawarsa, yang telah memaksa banyak provinsi untuk mengambil tindakan "masa perang", menurut media pemerintah.
Sejauh ini, banjir telah menewaskan 141 orang dan mempengaruhi lebih dari 38 juta penduduk di 27 provinsi, dengan kerugian ekonomi langsung berjumlah lebih dari 61 miliar yuan ($ 8,7 miliar) pada 9 Juli, lapor Bloomberg.
Baca Juga: Pakai Pisau Daging hingga Kipas Bekas, Tukang Cukur Ini Bikin Salfok
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Tahan Beli, Emas Antam Harganya Naik Lagi Jadi Rp2,61 juta/Gram
-
CNMA Kantongi Rp2,6 Triliun, Keuntungan Besarnya Ternyata Bukan Bioksop!
-
Dua Aksi Demo Warnai Jakarta Pusat Hari Ini, Polisi Kerahkan 597 Personel
-
Tak Hanya Penggerak Ekonomi, Industri Juga Jadi Motor Konservasi Laut
-
7 Perbedaan Parfum EDT, EDP, dan Extrait de Parfum: Daya Tahan hingga Karakter Aroma
-
IHSG Pagi Ini Melesat ke Level 6.200, Saham Diburu Investor
-
Baru Sehari Dibuat, Mural 'Tritura Baru' Mahasiswa Trisakti Dicat Hitam Petugas
-
Harga Jual Emas Antam di Pegadaian Hari Ini Senin 3 Agustus 2026
-
Dari Bali hingga Sumatra, Main Hakim Sendiri Kian Marak: Krisis Kepercayaan atau Efek Populisme?
-
Prediksi Skor, Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam di Piala AFF 2026