Suara.com - Setelah makan ketupat dan opor di Hari Raya Iduladha, rasanya kurang sedap jika tidak memakan makanan penutup. Di Palembang, kue lapis legit selai nanas jadi andalan sebagai makanan penutup.
Kue khas Palembang satu ini memiliki rasa yang dominan manis, juga bercampur rasa asam dan gurih menjadi satu, sehingga di lidah terasa begitu nikmat.
Penjual kue basah di Kota Palembang, Susroyani, mengatakan kue lapis legit selai nanas tersebut jadi buruan warga setempat jelang Hari Raya Iduladha.
"Kue ini (lapis legit selai nanas) bertekstur yang padat dan lembut. Itulah yang menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmatnya," ujar dia, Kamis (30/7/2020).
Dalam pembuatan kue itu sendiri, ia menyebut, memerlukan waktu masak kurang lebih empat jam. Apalagi, pada saat memanggang lapis per lapis adonan yang dipanggang sampai volume loyang kue terisi penuh.
"Ya, pembuatan kue ini juga tentunya membutuhkan kesabaran yang ekstra," ucap dia.
Masih kata dia, telur ayam menjadi bahan pokok utama untuk membuat kue ini yang harus disiapkan. Pasalnya, satu loyang penyajian minimal memerlukan 20 sampai 25 butil telur ayam.
Selanjutnya, pisahkan putih dan kuning telur tersebut. Sementara untuk rasa dominan manisnya harus menyiapkan susu putih kental manis, gula pasir, dan selai nanas.
"Berbeda kalau legit keju, bisa tambahkan taburan keju serut per lapisnya. Untuk pelengkap, siapkan margarin dan tepung terigu," tambah dia.
Baca Juga: Pempek Dos Khas Palembang yang Gurihnya Maknyus, Intip Resepnya di Sini
Kini kue hasil buatannya bukan hanya diburu warga Palembang, melainkan juga dari Bangka Belitung (Babel) dan sejumlah kota di Pulau Jawa.
"Saya menjual seloyangnya seharga Rp 250 ribu. Pesan bisa langsung cek di IG (Instagram) @susroyani. Penjualan terbanyak itu dalam sehari pernah laku 100 loyang," tutupnya.
Kontributor : Rio Adi Pratama
Berita Terkait
-
Batu Bara Masih Perkasa, Devisa Ekspor Semester I Tembus Rp268 Triliun
-
Fenomena Pempek Tumpah di Bawah Jembatan Ampera: Sarapan Mewah Cuma Rp1.000!
-
HS dan Slank Guncang Palembang, Haji Suryo Singgung Rokoknya Orang Sumatera
-
Antisipasi Karhutla, APP Group Kedepankan Deteksi Dini dan Kolaborasi
-
Kloter Pertama Haji 2026 Berangkat Serentak, Ribuan Jamaah Mulai Diterbangkan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian