Suara.com - Berita mengenai hubungan Meghan Markle dan Kate Middleton yang tidak akrab sering terdengar. Bahkan, tidak jarang keduanya dibanding-bandingkan.
Meski begitu, buku biografi Finding Freedom mengungkapkan bahwa Meghan Markle ternyata pernah memberi hadiah untuk Kate Middleton saat pertama bertemu. Hadiah itu dimaksudkan agar keduanya bisa lebih akrab.
Melansir Daily Mail, buku Finding Freedom menyebutkan bahwa Meghan Markle memberikan kado itu sehari setelah ulang tahun Kate Middleton.
Sementara, Kate Middleton sendiri dikabarkan menyukai hadiah yang diberikan oleh Meghan pada Januari 2017 silam.
Hadiah itu adalah buku catatan keluaran merek Smythson. Perlu diketahui, merek ini adalah salah satu yang banyak digunakan oleh keluarga kerajaan Inggris.
"Buku catatan Smythson dengan sampul kulit yang halus membantu untuk mengendurkan ketegangan, dan Meghan juga bermain dengan Putri Charlotte yang berusia 20 bulan," tambah penulis Finding Freedom.
Smythson sendiri merupakan merek alat tulis yang didirikan sejak tahun 1887 oleh Frank Smythson. Selain Meghan Markle, anggota keluarga kerajaan lainnya juga kerap terlihat membawa merek ini.
Tidak hanya itu, buku catatan Smythson dapat dipesan khusus agar memiliki ukiran nama sang pemilik.
Smythson juga sudah menyuplai barang-barang untuk urusan kerajaan Ratu Elizabeth, Duke of Edinburgh, dan Prince of Wales selama lima tahun.
Baca Juga: Cuma Perkara Kalung, Meghan Markle Ternyata Pernah Dimarahi Staf Kerajaan
Sementara, Kate Middleton pernah terlihat membawa map keluaran Smythson yang memiliki ukiran huruf C dan mahkota emas di atasnya.
Selain dipakai oleh anggota keluarga kerajaan Inggris, Smythson juga menjadi merek yang dipilih oleh para selebritas papan atas seperti Madonna, Katharine Hepburn, dan Grace Kelly.
Sebelumnya, penulis buku Finding Freedom mengklaim bahwa hubungan antara pasangan Sussex dengan Cambridge tidak begitu baik.
Namun, di awal pertemuan, Meghan tampaknya berhasil mengakrabkan diri dengan Kate Middleton.
"Keluarganya sangat menyambutku. Mereka keluarga yang hebat dan selama satu setengah tahun terakhir kami menghabiskan waktu yang menyenangkan untuk mengenal satu sama lain dan membantuku merasa sebagai bagian dari keluarga, yang terasa spesial," ungkap Meghan Markle di tahun 2017 lalu.
Meghan dan Harry sendiri sama sekali tidak berkontribusi secara langsung terhadap isi biografi Finding Freedom.
Sebaliknya, penulis buku tersebut mengklaim bahwa mereka sudah mewawancara lebih dari 100 sumber termasuk staf kerajaan dan teman dekat Harry serta Meghan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang