Suara.com - Bicara hari kemerdekaan Indonesia, tidak bisa lepas dari sosok Soekarno, presiden pertama Indonesia sekaligus proklamator yang mengumumkan kemerdekaan Indonesia. Beliau merupakan sosok yang sangat dikagumi baik di dalam maupun di luar negeri pada masanya.
Setelah Indonesia merdeka, Soekarno terus berupaya membuat Indonesia bisa dikenal dan semakin berjaya, terutama di kancah internasional. Pada masanya, Soekarno ternyata pernah berkantor di The Phoenix Hotel Yogyakarta saat sedang membangun potensi pariwisata Indonesia. Atau kalau dalam istilah sekarang, mungkin work from hotel alias bekerja dari hotel, ya?
Setelah melakukan riset pustaka dan mewawancarai berbagai narasumber, The Phoenix Hotel bekerjasama dengan M Galley Hotel Collection berhasil menemukan resep dan menu masakan favorit Soekarno ketika berkantor di The Phoenix Hotel Yogyakarta.
Diungkap Executive Chef The Phoenix Hotel Yogyakarta, Febriyanto Safar, menu utama Soekarno itu adalah sayur lodeh dan minuman Sang Saka. Berbeda dari sayur lodeh kebanyakan yang berwarna kuning, sayur ini benar-benar putih dari santan.
"Sebagaimana yang kita ketahui bahwa Bapak Soekarno adalah seseorang yang merakyat, dan banyak beberapa masakan yang dimasukkan ke dalam istana, seperti sayur lodeh ini. Jadi beliau ini seorang yang merakyat dan banyak memasukkan makanan khas desa ke dalam istana," ujar Chef Febriyanto, Selasa (18/8/2020).
Perbedaan warna putih pada sayur lodeh ala Soekarno ada di teknik cara memasaknya, yaitu dengan dua kali penyaringan, sehingga kuah sayur tetap berwarna putih dan tidak kuning. Sedangkan isinya serupa dengan lodeh kebanyakan, yaitu rebung, tempe, dan sedikit tambahan udang.
"Bumbunya sama, diracik semua bumbunya, dicincang dibuat halus, masukkan santan dan saring kembali sebanyak 2 kali agar tidak menguning," jelasnya.
Sedangkan Signature Soekarno lainnya ialah minuman Sang Saka. Menu ini langsung diracik dan direkomendasikan Soekarno kepada staf kepresidenan istana. Seperti namanya Sang Saka, yang berarti bendara merah putih, minuman ini paduan dari kolang kaling merah dan es kelapa muda berwarna putih.
"Ada minuman Sang Saka, ide langsung Bapak Soekarno yang memerintahkan langsung ke staf kepresidenan rumah tangganya untuk membuatkan minuman nasional berupa minuman Sang Saka.
Baca Juga: Teks Proklamasi Asli Tulisan Soekarno Akan Dipamerkan di Istana Negara
Bahannya simpel sekali, hanya kelapa muda dan kolang kaling warna merah, jadi menginspirasi seperti bendara merah putih," sambung Chef Febrianto.
Pengalaman Presiden Soekarno menginap di hotel
Bagi yang penasaran dan ingin mencicipinya, The Phoenix Hotel Yogyakarta menyajikannya dalam bentuk program Soekarno Signature, menyediakan paket room tour kamar yang ditempati Soekarno di hotel tersebut, lengkap dengan nuansa ruang kerja Soekarno dan sudah termasuk dengan makanan khas yang disantap Soekarno.
Selain dua resep makanan dan minuman itu, ada juga menu lain seperti Sate Ayam Bung Besar, ada Ikan Asin Jambal, dan Sambal Terasi Jeruk Limo. Ada pula kudapan Ubi Bakar dan Jaddah.
Soekarno Signature ini bisa dinikmati dalam satu waktu oleh 2 orang yang menyewa kamar, hingga sajian makan khusus. Merayakan kemerdekaan, paket ini disediakan pihak hotel dengan harga Rp 1,7 juta. Tapi harga itu hanya terbatas dari 17 hingga 31 Agustus 2020, dan kemungkinan akan berubah seiring dengan momen HUT RI ke-75 ini berlalu.
Bagaimana, tertarik menjajal pengalaman Soekarno Signature di hotel?
Berita Terkait
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli
-
Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?
-
Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?
-
Pacuan Kuda Indonesia Naik Kelas, IHR 2026 Bidik Panggung Internasional
-
Dugaan Gratifikasi, Anggota DPRD Kota Bengkulu Vinna Ledy Diduga Terima Pajero dan Mercy
-
Raja Juli Belum Diperiksa KPK soal Amplop dari Bupati Kuansing, Ini Alasannya
-
Pasokan Air Jakarta Dipastikan Tidak Terdampak Abu Vulkanik
-
City Run di Surabaya, Menyusuri Rute Bersejarah Hingga Meracik Parfum
-
HAARP Disebut Bisa Picu Gempa dan Gunung Meletus, Ini Fakta Ilmiah yang Membantahnya
-
Prabowo Minta Semua Penduduk Punya Rekening Koran, Ini Alasannya