Suara.com - Keputusan untuk memiliki anak adalah sesuatu yang harus dipikirkan matang-matang. Ada kalanya, pasangan suami istri menunda memiliki momongan karena belum siap.
Meski begitu, lain halnya dengan kisah miris ibu satu ini. Wanita 35 tahun tersebut membagikan curhatan anonim lewat laman Mumsnet.
Melansir laman Daily Mail, ibu asal Inggris itu sudah menikah dengan suaminya selama dua tahun. Sang suami mengaku belum siap punya anak.
Pasangan ini pun setuju untuk menunda memiliki anak selama beberapa tahun. Namun, sang istri tiba-tiba dinyatakan positif hamil.
"Aku butuh saran. Aku sudah bersama suamiku selama 5 tahun, menikah 2 tahun. Aku hamil di umur 35, dan meski ini berita mengejutkan, aku ingin memiliki anak."
"Suamiku di sisi lain, bilang dia belum siap punya anak (umurnya juga 35) dan dia ingin aborsi. Ini menyakitkan untukku," curhat si wanita.
Wanita ini paham bahwa kabar kehamilannya mengejutkan. Namun, menurutnya mereka bisa bekerja sama untuk membesarkan bayi tersebut.
Sementara, si suami malah ngotot dan mengancam bahwa hubungan mereka akan terpengaruh secara negatif jika kehamilan itu diteruskan. Pria itu juga berkata bahwa dia tidak akan memaafkan istrinya jika mengambil keputusan sendiri.
Alasan si suami tidak berhenti sampai di sana. Suami ini juga menyebut istrinya tidak kuat secara mental untuk menjadi seorang ibu.
Baca Juga: Ungkit Masalah Aborsi saat Kampanye, Kanye West Bikin Kim Kardashian Kesal
"Aku mengalami depresi dan gangguan kecemasan tahun lalu dan dia pikir aku tidak cukup kuat untuk memiliki bayi atau hubungan kami akan bermasalah selama kehamilan."
"Ini membuatku kesal dan aku merasa aku akan jadi ibu yang buruk. Aku juga tidak bisa membayangkan tinggal bersamanya sembilan bulan ke depan dengan masalah seperti ini," imbuhnya.
Wanita ini mengatakan bahwa dia masih cinta dengan suaminya. Namun, dia juga tidak mau dianggap lemah oleh sang suami.
Sebagai tambahan, ibu ini pernah dipaksa aborsi oleh mantan pasangannya sepuluh tahun lalu. Bahkan, rasa trauma itu masih membekas hingga sekarang.
"Rasa bersalah itu belum meninggalkanku. Aku tidak percaya ini terjadi lagi," tutupnya.
Menanggapi curhatan tersebut, banyak warganet memberikan respons geram. Mereka juga menyarankan perempuan ini untuk meneruskan kehamilannya dan bercerai saja.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung
-
Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien
-
Rp17 Triliun Aliran Modal Asing Masuk ke Pinjol RI
-
Buntut Kasus Komentar Nirempati Pasien BPJS, RS Sardjito Hentikan Praktik dr. Elda Putri Rahard