Suara.com - Berlokasi di Jawa Barat, Gedung Gede menjadi salah satu spot bertualang yang cukup digemari oleh para pendaki di Indonesia.
Gunung Gede masih berada dalam kawasan Taman Nasional Gede Pangrango. Akibat adanya pandemi, wisata alam dan perkemahan di sana memang sempat ditutup untuk sementara waktu. Belakangan, beredar kabar bahwa kawasan tersebut sudah kembali dibuka.
Rencananya, jalur pendakian Gunung Gede kabarnya telah dibuka secara resmi sejak sehari yang lalu, yakni Selasa (25/8/2020) kemarin.
Namun, rupanya pemandangan kurang mengenakan tampak tersaji di kawasan Gunung Gede pada tanggal 20 Agustus 2020 lalu.
Ya, kondisi kawasan Gunung Gede dalam foto yang dibagikan salah satu pengguna Twitter tersebut dipenuhi dengan sampah.
Muncul dugaan kuat, sampah-sampah berserakan itu ditimbulkan oleh mereka yang berkunjung untuk menikmati liburan di Gunung Gede.
"Belum dibuka resmi, inilah penampakan Gunung Gede, 20 Agustus 2020, catatan: Gunung Gede buka resmi 25 Agustus 2020," tulis akun Twitter @pendakilawas, dikutip Suara.com, Rabu (26/8/2020).
Mirisnya lagi, sampah-sampah plastik dan kertas yang berserakam itu terlihat sampai menutupi tanah serta pepohonan di kawasan Gunung Gede.
Tentu saja, ulah pengunjung yang tak bertanggung jawab dan membuang sampah sembarangan ini membuat warganet geram bukan main.
Baca Juga: Rencana Mendaki Gunung? Begini Protokol Kesehatan yang Wajib Dilakukan!
Mereka bahkan memberikan berbagai tanggapan mengenai foto sampah bertebaran di Gunung Gede itu melalui kolom komentar.
"Seharusnya yang kayak gini pas sampai bawah diperiksa lagi sama petugas, ada bawa sampah atau nggak. Kalau semisal nggak bawa sampah ya jemput balik lah ke atas. Sumpah gedeg banget sama pendaki yang nggak jaga lingkungan," sebut salah seorang warganet.
"Kayaknya gunung-gunung sekarang harus tiru aturan Gunung Sindoro Sumbing, Barang bawaan sama sampah harus sama dan dilist, kalau ada yang kurang harus ada sanksi fisik atau tertulis," imbuh warganet lain.
"Percuma mas, aturan ketat tapi kalau orangnya tetap ngeyel gimana? Harusnya sih kesadaran yang perlu ditingkatin ya," timpal warganet lainnya.
"Alah gatel sama pecinta alam yang caper, berangkat Instastory, makan Instastory. Niat jadi pecinta alam apa pecinta followers, gengsi kok dituhankan, moral not found," protes warganet lain.
Hingga artikel ini ditulis, pemandangan sampah berserakan di Gunung Gede yang diduga akibat ulah para pengunjung tak bertanggungjawab tersebut telah viral dan mendapatkan setidaknya 2 ribu likes dari warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jalani Tes Calon Hakim Tipikor MA, Letkol Sudiyo Janji Bawa Budaya Peradilan Militer
-
Lawan Patriarki! 5 Novel Populer Ini Berisi tentang Kritik Feminisme
-
Dari Sampah Jadi Berkah: Kisah Armawati Gerakan Perubahan
-
Review Di Tanah Lada: Cerita Anak dan Kekerasan dalam Keluarga
-
Skin Tint Somethinc Apa Cocok untuk Kulit Sawo Matang? Ini 12 Pilihan Shade-nya
-
El Nino Menguat di Tengah Krisis Iklim, Apa Dampaknya bagi Dunia?
-
Dari Tradisi Jadi Prestasi: Cerita di Balik Bangkitnya Desa Wisata Kemiren
-
4 Contoh Teks Amanat Pembina Upacara Hari Pramuka yang Singkat dan Menyentuh Hati
-
Prestasi Merosot, Timnas Indonesia Mulai Kehilangan Kepercayaan Suporter?
-
Rupiah Kembali Melemah, Investor Tunggu Inflasi AS dan Pengumuman MSCI