Suara.com - India tampak serius menangani kasus pencurian dan penjarahan barang antik di masa penjajahan Inggris.
Terbaru, Inggris mengembalikan tiga patung tembaga yang dicuri dari sebuah kuil Hindu di Tamil Nadu, India, 40 tahun lalu.
Sedikitnya, ada empat patung tembaga yang dicuri dari sebuah kuil untuk Dewa Wisnu di Nagapattinam, Tamil Nadu, pada 1978.
Namun, hanya tiga patung berhasil ditemukan oleh Komisi Tinggi India di London pada 2019.
Dilansir ANTARA, patung-patung yang dicuri tersebut merupakan peninggalan masa Maharaja Wijayanagra, yang berkuasa pada abad ke-14 sampai abad ke-17.
Para pencuri telah lama ditangkap dan diadili, tetapi barang hasil curian telanjur diselundupkan ke luar negeri.
Walaupun demikian, Komisi Tinggi India di London tahun lalu menemukan salah satu patung ditawarkan oleh seorang pedagang yang tinggal di Inggris untuk dijual.
Divisi Seni dan Barang Antik Kepolisian Metropolitan London pun menyelidiki laporan soal penawaran tersebut setelah mendapat informasi dari Kedutaan Besar India di London.
Kepolisian menyebut barang tersebut dibeli oleh sang pedagang dengan niat baik.
Baca Juga: Pesona Patung David Beckham Berlapis Emas di Kuil Thailand
Setelah ditunjukkan bahwa patung tembaga yang akan dijualnya itu merupakan hasil curian, warga Inggris tersebut kemudian secara sukarela menyerahkannya, dan berhasil memetakan keberadaan dua patung lainnya yang dulu dicuri, kata kepolisian setempat.
Ketiga patung itu akan dikembalikan ke India.
Komisi Tinggi India mengunggah sejumlah foto patung saat diserahkan secara resmi kepada otoritas Negara Bagian Tamil Nadu.
Kepolisian Metropolitan London mengaku senang terlibat dalam pengembalian benda bersejarah itu ke India.
"Patung-patung itu tidak hanya indah dan penting bagi sejarah India, benda tersebut juga sakral, dan kami puas karena dapat mengembalikan benda bersejarah ini ke tempat asli mereka di kuil," kata kepala inspektur penyelidik Kepolisian London, Tim Wright, melalui pernyataan tertulis.
Berita Terkait
-
Cuma Seharga Ponsel, Pria India Ini Bikin Mobil Listrik Seukuran Motor Matic
-
Usai Bikin Menteri Pendidikan Mundur, Gerakan Kecoak Bakal Tumbangkan PM India?
-
Revolusi Kecoak Gen Z India: Berawal dari Komentar Hakim Jadi Meme dan Gerakan Perlawanan
-
Mengupas Chand Mera Dil: Akting Menawan Ananya Panday di Tengah Alur yang Bertele-tele
-
Aktivis Pro Partai Rakyat Kecoa Mogok Makan Hampir Sebulan, BB Turun 11 Kg: Saya Masih Hidup
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Ulasan Novel Testimony of N: Ketika Kebohongan Menjadi Bentuk Perlindungan
-
Putusan MK soal Anggaran MBG Dinilai Masih Sisakan Celah hingga 2027
-
Bocah SD Diduga Jadi Korban Penganiayaan, Kini Jalani Operasi, Polisi Selidiki Kasusnya
-
Berapa Banyak Warga Sulsel Nikmati Program MBG? Ini Data Kementerian Keuangan
-
Usai Perry Warjiyo Mundur, Prabowo: Kita Harus Jadi Satu Tim yang Mendukung!
-
PN Jaksel Tolak Praperadilan Lodewyk Pusung, Status Tersangka Korupsi MBG Tetap Sah
-
Jatim Media Summit 2026: Ancaman Siber Mengintai Media dan Kreator, Keamanan Digital Jadi Keharusan
-
Mentan Luruskan Klaim Presiden Prabowo soal Penggilingan Padi Untung Rp2 Triliun per Bulan
-
Sudah 26 Tahun Tak Berubah, Mendagri Beri Lampu Hijau Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah
-
Bukan Gagal, Penurunan Kepuasan Publik ke Prabowo Disebut Bukti Agenda Bersih-bersih Berjalan