Suara.com - Desainer kebaya Anne Avantie mencoba peruntungan baru di dunia kuliner dengan membuat Dapur Ndeso Anne Avantie.
Perempuan asal Semarang ini mengaku, jika bisnis barunya ini merupakan salah satu upaya untuk tetap bisa bertahan di tengah masa sulit pandemi virus Covid-19.
"Ketika penghasilan dari satu sisi tidak bisa diandalkan, maka saya mengandalkan satu sisi yang masih bisa saya andalkan. Dan yang tidak pernah bisa hilang dan dicuri oleh siapapun juga dalam hidup adalah talenta," ujarnya menggambarkan mengenai kemampuan memasak yang ia miliki dalam video yang diunggah di IGTV.
Ada berbagai masakan khas Indonesia yang begitu menggugah selera yang bisa kamu cicipi di Dapur Ndeso Anne Avantie.
Namun, yang paling spesial adalah Sambal Krecek Pete yang menurutnya merupakan salah satu best seller.
Baru-baru ini, perempuan 54 tahun tersebut membagikan resep bagaimana memasak menu andalannya satu ini dalam video di kanal YouTube penyanyi Yuni Shara.
Meski begitu, Anne tak bisa menyebutkan jumlah pasti mengenai bahan-bahan yang digunakan. Karena menurutnya memasak hanya membutuhkan perasaan, bukan hitungan.
"Jadi ibu2 tuh suka gini, bawangnya berapa? Terus saya ngomong, masak tuh bukan matematika, jadi jangan dihitung. Pakainya perasaan," jelasnya.
Tapi, bagi kamu yang penasaran membuat Sambal Krecek Pete yang juga dijual di Dapur Ndeso Anne Avantie, berikut resepnya.
Baca Juga: Sering Dijual Bareng Odading, Begini Resep Mudah Buat Cakwe di Rumah
Bahan:
- Bumbu merah, bagi dua di mangkuk (cabai merah, rawit setan, bawang putih dan bawang merah yang dihaluskan)
- Santan encer
- Santan kental, bagi menjadi 2 mangkuk
- Air secukupnya
- 2 iris laos
- 3 lembar daun salam
- krupuk kulit yang sudah direndam air
- Kecap secukupnya
- Gula pasir secukupnya
- Garam secukupnya
- Gula Jawa secukupnya
- Pete secukupnya
- Cabai rawit merah untuk taburan
Cara membuat:
- Rebus dan aduk santan encer di dalam panci. Saat sudah mendidih, masukkan bumbu merah. Tambahkan air secukupnya. Aduk terus.
- Masukkan laos, daun salam dan santan kental, terus aduk. Setelah mendidih, masukkan kerupuk kulit yang sudah direndam air alias bertekstur lembek.
- Aduk hingga merata, masukkan garam, gula pasir, irisan gula Jawa dan kecap manis.
- Masukkan kembali santan kental dan bumbu merah. Aduk rata. Setelah mendidih, masukkan pete, aduk kembali.
- Terakhir, taburkan cabai rawit setan, aduk kembali hingga merata. Tunggu sebentar, angkat. Sambal krecek pete pun siap disantap.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Apakah Ada Parfum Bau Pandan? Ini 3 Rekomendasi Lokal Lengkap dengan Ulasan Pembeli
-
7 Cara Merawat AC Rumah agar Tetap Dingin dan Sejuk, Cegah Kerusakan Sejak Dini
-
Apakah Sepatu Onitsuka Tiger Terbuat dari Kulit Babi? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Lampu Gantung yang Bagus Menurut Feng Shui, Ini 5 Ciri-Ciri yang Perlu Diperhatikan
-
Bisakah Plastik Dibuat Lebih Mudah Terurai? Penelitian Baru Tawarkan Pendekatan Lewat Upcycling
-
Berapa Harga Pompa Air Sanyo? Ini 3 Pilihan yang Awet untuk Sumur Dangkal Menurut Review
-
Hari Apa Puasa Tasua dan Asyura 2026? Catat Jadwal 9-10 Muharram 1448 H
-
4 Rekomendasi Genset untuk Peternak Ayam, Bebas Risau dari Mati Lampu Dadakan
-
Niat Puasa Tasua dan Asyura 9-10 Muharram Lengkap Arab, Latin, Arti serta Keutamaannya
-
Label Poliester Daur Ulang Terlihat Ramah Lingkungan, tetapi Apakah Benar Berkelanjutan?