Suara.com - Belum lama ini, publik dihebohkan dengan munculnya jejak hewan liar di kawasan Ranu Kumbolo. Cuplikan video di danau yang menjadi salah satu jalur pendakian Gunung Semeru ini mendadak viral usai diunggah kembali oleh salah satu akun Twitter.
Ialah akun Twitter @superbagonk yang mencoba memperlihatkan jejak hewan liar di Ranu Kumbolo. Seperti yang telah kita ketahui sebelumnya, jalur pendakian di Gunung Semeru sempat ditutup selama satu tahun lamanya.
Dalam video tersebut, tampak seseorang sedang pergi ke salah satu jalur pendakian tak jauh dari Ranu Kumbolo. Mereka mengatakan sedang membersihkan jalur pendakian di Gunung Semeru yang sudah selama satu tahun ditutup.
Melalui video berdurasi 30 detik tersebut, sang pemilik akun Twitter mengatakan bahwa mereka melihat banyak jejak telapak kaki hewan Famili Felidae di jalur pendakian tersebut.
"Setahun penuh, Ranu Kumbolo tak terjamah manusia. Walhasil, ketika bersih-bersih jalur sebelum pendakian kembali dibuka, banyak jejak hewan Famili Felidae alias kucing besar," tulis akun Twitter @superbagonk, dikutip Suara.com, Senin (28/9/2020).
Tak berselang lama, cuitan sekaligus video penampakan jejak kaki hewan liar di Ranu Kumbolo tersebut mendadak viral dan mendapatkan berbagai tanggapan dari warganet.
"Kok aku mikir lebih baik kosong begini ya, nggak ada kunjungan manusia," sebut salah seorang warganet.
"Dulu pertama mendaki pembukaan 2017, Gunung Semeru masih sepi habis tutup tahunan di pos 3 itu saya sempat lihat jejak kaki macan hehehe," imbuh warganet lain.
"Pos 3 memang menjadi jalur lintasannya bro. Pernah beberapa kali pendaki dan penduduk berpapasan langsung dengan macan tutul di sekitar pos 3 itu ketika melintasi jalan setapak," jawab akun Twitter @superbagonk.
Baca Juga: Pertumbuhan Kubah Stabil, Aktivitas Vulkanis Gunung Merapi Cukup Tinggi
Sampai dengan artikel ini ditulis, video penampakan jejak kaki hewan liar di Ranu Kumbolo tersebut telah viral dan mendapatkan 24 ribu lebih likes dari warganet.
Ranu Kumbolo sendiri merupakan salah satu danau yang masih berada di dalam area Taman Nasional Bromo Tenger Semeru, Jawa Timur. Danau Ranu Kumbolo ini menjadi rute yang paling mudah dilalui untuk menuju puncak Gunung Semeru.
Biasanya para pendaki beristirahat dengan membangun tenda di sekitar Ranu Kumbolo. Panoramanya yang indah membuat siapa saja terpikat untuk mampir sebentar sambil menyaksikan eloknya Ranu Kumbolo dari dekat.
Beberapa warganet bahkan menyebut jika situasinya sedang sangat sepi, Ranu Kumbolo menjadi salah satu sumber air minum bagi beberapa hewan liar di sekitar jalur pendakian Gunung Semeru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim