Suara.com - Perayaan Hari Batik Nasional yang jatuh pada Jumat, 2 Oktober 2020 esok berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Di tengah pandemi Covid-19, masyarakat dicemaskan dengan situasi ekonomi hingga ancaman kesehatan tertular virus.
Ngomongin soal kesehatan, ternyata ada loh motif batik yang dipercaya bisa meningkatkan kesehatan. Namanya Batik Tambal, oleh orang zaman dulu di daerah Solo, Jawa Tengah dipakai untuk mengobati.
"Sekarang di YBI (Yayasan Batik Indonesia) ada pameran kecil untuk merayakan hari batik nasional. Ada menampilkan Batik Tambal, diakui sebagai pengobatan, orang tradisional yang sakit di daerah Jawa Solo memakai batik tambal akan memberikan kesehatan atau menjadikan orang yang memakainya sehat," ujar Dr Tumbu Ramelan perwakilan Yayasan Batik Indonesia (YBI), dalam acara Google, Kamis (1/10/2020).
Lalu ada juga filosofi dari batik tradisonal Indonesia yang disebut Gunungan Meru, diartikan sebagai bentuk doa kepada tuhan maka pemakai batik ini doanya akan dikabulkan, termasuk doa meminta kesehatan.
"Yang lain ada gunungan meru, bentuknya lancip seperti gunungan ke atas, dilambangkan sebagai doa kepada yang maha esa. Ini salah satu ornamen motif batik," papar Dr Tumbu.
Selain mengenal motif batik yang merupakan warisan budaya, sebagai warga Indonesia jadi suatu keharusan mempelajari batik, sekaligus juga mengetahui filosofi atau cerita dibalik pembuatan atau motif batik itu.
Ini jugalah yang diakui UNESCO batik sebagai warisan dunia, lantaran setiap batik memiliki cerita di belakangnya, baik dari motif, si pembuat yang turun temurun, menggambarkan suku serta tradisi tertentu dan sebagainya.
"What is behind di selembar batik. Siapa saja yang melakukan (membatik) turun temurun, jadi itu yang dinilai. Jadi sering keliru, batik Indonesia itu tentang what is behind, atau cerita di balik selembar batik," tutupnya.
Baca Juga: Lesu Selama 6 Bulan, Perajin Batik Kulon Progo Maksimalkan Pasar Online
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025
-
Lolos Seleksi Ketat KY, Belasan Calon Hakim Agung dan Ad Hoc Hadapi Komisi III DPR Hari Ini
-
Peringati Hari UMKM Nasional, BRI Perkuat Ekosistem Ekonomi Lokal Lewat Desa BRILiaN
-
Apa Itu Rebo Wekasan? Ini Fatwa Tegas Mbah Hasyim Asy'ari soal Salat Hadiah
-
Pangeran William Murka Usai Raja Charles Minta Kate Middleton Ganti Nama
-
Uji Temuan Uang dan Emas Batangan, Pakar Tegaskan Eks Jampidsus Wajib Diadili
-
6 Cara Memilih Rice Cooker Hemat Listrik untuk Penggunaan Sehari-hari agar Tagihan Aman
-
SBY Absen Upacara di Istana, Jokowi-Megawati Hadir?
-
7 Trik Bertahan dengan HP Memori 64 GB agar Tidak Gampang Penuh dan Lemot
-
Cara Menentukan Shade Cushion Sesuai Undertone Kulit Indonesia