Suara.com - Setelah berolahraga, keringat akan membanjiri seluruh tubuh, tak terkecuali kulit kepala. Keringat di kulit kepala membuat rambut lepek dan bahkan menjadi bau. Mencuci rambut atau keramas tentu jadi pilihan. Tetapi, jika rutin berolahraga setiap hari, apa iya keramas juga harus dilakukan setiap hari?
Dokter umum dr. Theresia Yoshiana menyarankan sebaiknya keramas dilakukan dua hari sekali. Sebab, keramas terlalu sering justru bisa membuat minyak di kulut kepala hilang dan memancing untuk memproduksi minyak lebih banyak.
"Kulit kepala mengandung minyak alami atau sebum yang diproduksi oleh kelenjar minyak. Terkadang kelenjar ini bekerja terlalu keras dan membuat kulit kepala menjadi berminyak, (berakibat pada rambut jadi) kusam, lemas, sulit, ditata," papar Theresia dikutip dari Alodokter, Rabu (14/10/2020).
Menurutnya, jika terlalu sering keramas, pada sebagian orang akan menimbulkan gejala seperti kulit kepala gatal dan terasa kencang, rambut menjadi kering, muncul ketombe, dan mudah rontok.
Tetapi jika intensitas aktivitas fisik yang dilakukan terlalu berat sehingga menyebabkan banyak keringat dan harus keramas, Theresia memberikan sejumlah tips. Di antaranya:
1. Jangan menggosok rambut terlalu keras saat keramas.
2. Pilih sampo yang sesuai dengan jenis kulit kepala
3. Hindari menyisir saat rambut basah
4. Gunakan pelembab rambut
5. Konsumsi makanan sehat dan bergizi
6. Minum air 2-3 liter per hari
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BPS Akui Data Desil Masyarakat Belum Siap
-
Polisi Sebut TL Slipi Aman Dilalui Pasca Demo Ricuh, Warga Tak Perlu Ragu Melintas
-
Media Singapura soal Demo 27 Agustus: Prabowo Sedang Berjuang Pulihkan Kepercayaan Publik
-
Kisah Sulaiman, Anak Petani dari Flores yang Kini Mengabdi di Sekolah Rakyat
-
Ketua MPR Jawab Isu 'Percepatan' Budi Arie: Demokrasi Bukan Soal Insting, Tapi Aturan
-
BRIN Belum Pastikan Efektivitas Tepung Singkong untuk Padamkan Karhutla
-
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
-
Pilihan Mobil Listrik Harga di Bawah Rp 200 Juta yang Dipasarkan di Indonesia
-
Ricuh Demo DPR: 322 Orang Ditangkap, 160 di Antaranya Masih Anak-anak
-
'Kami Tak Akan Hilangkan Nilai Tradisional', Komitmen Warga Sade Bangkit dari Puing Kebakaran