Suara.com - Banyak orang merasa tak nyaman ketika mengetahui punya rambut bercabang. Bagaimana cara mengatasi rambut bercabang agar kembali lembut dan tampak sehat?
Sebelumnya, kamu perlu tahu apa saja penyebab rambut bercabang. Dengan begitu, kamu akan lebih mudah untuk menentukan langkah penanganannya. Dirangkum dari Yukepo.com, berikut beberapa penyebab rambut bercabang.
Keramas tanpa kondisioner
Kebiasaan ini mungkin dianggap sepela, tapi kondisioner memang penting untuk menjaga menjaga kebutuhan minyak alami rambut tetap terpenuhi. Menggunakan kondisioner setelah keramas juga bermanfaat mencegah masalah rambut lainnya sekaligus memperkuat akar dan batang rambut.
Kondisi cuaca
Cuaca juga bisa menjadi penyebab rambut bercabang. Hal itu misalnya saat cuaca lagi panas terik dan kamu sering berada di luar ruangan. Rambut bisa menjadi lebih rapuh sehingga tak sehat dan bercabang.
Efek perawatan dan penataan rambut
Mencatok, mengeriting, mewarnai, atau mengeringkan rambut dengan cara yang kurang tepat juga perlu diwaspadai. Berbagai zat kimia serta panas yang membakar rambut bisa berdampak buruk.
Awalnya rambut akan terasa kering, lalu menjadi rapuh dan bercabang, utamanya karena hilangnya kelembapan alami rambut. Kutikula juga akan melemah jika sering terkena zat kimia.
Baca Juga: Haruskah Selalu Keramas Setiap Selesai Olahraga?
Penggunaan karet gelang
Mengikat rambut pakai karet gelang ternyata juga tidak baik. Gesekan antara karet dengan rambut bisa membuat permukaan mahkota kepala menjadi kasar dan akhirnya bercabang.
Lebih baik gunakan kuncir rambut dengan bahan kain yang lebih aman dan nyaman serta tidak menyebabkan rambut bercabang.
Keseringan keramas
Niatnya biar rambut selalu bersih, tapi ternyata malah tidak baik. Keseringan keramas bikin minyak alami rambut perlahan menghilang. Padahal, minyak tetap dibutuhkan untuk menjaga agar rambut tidak kering dan rapuh.
Jika kamu juga sering menggunakan hairdryer setelah keramas, ujung rambut akan lebih cepat menjadi kasar. Kalau terus dibiarkan, pada akhirnya akan menyebabkan rambut bercabang.
Mengeringkan rambut dengan handuk
Kebiasaan ini juga bisa memicu masalah rambut. Kalau kamu terlalu kencang menggosoknya dan kain handuk yang digunakan tidak terbuat dari bahan serat mikro, rambut bisa pecah-pecah dan bercabang.
Ketimbang handuk, lebih disarankan menggunakan kaus tipis dengan bahan lembut untuk mengeringkan rambut setelah keramas.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
5 Bedak untuk Menutupi Jerawat, Bikin Wajah Lebih Mulus Seketika
-
Mydervia Gandeng BTL Aesthetics Hadirkan Exion: Solusi Estetika Berbasis AI Pertama di Yogyakarta
-
Cara Daftar Mudik Gratis PLN 2026, Ada 12.500 Kuota Buat Pulang Kampung
-
Resep Nastar Wisman, Tekstur Empuk dan Lembut untuk Sajian Lebaran
-
7 Lokasi Tukar Uang Baru Selain via Aplikasi Pintar BI, Lengkap Syarat dan Caranya
-
5 Merek Parfum Pria yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart
-
Bedak Apa yang Awet Seharian untuk Lebaran? Ini 5 Pilihan Terbaik Mulai Rp40 Ribuan
-
Jangan Terlewat, Sisterhood Modest Bazaar 2026 Hadirkan Koleksi Lebaran Eksklusif dari Brand Ternama
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru BI di Jawa Tengah untuk Lebaran 2026
-
Mark, Badut di Sirkus Kooza yang Bikin Ketawa Sekeluarga Lewat Humor Hangatnya