Suara.com - Setiap orangtua menginginkan anaknya sehat dan terhindar dari bakteri yang masuk ke dalam tubuhnya. Salah satunya, yang perlu dilakukan orangtua dengan memperhatikan alat makan dan minumnya yang digunakan.
Karena peralatan anak yang tidak dicuci dengan baik dan benar, akan meninggalkan sisa noda yang rentan menjadi sarang bakteri. Dampaknya, saat ingin digunakan peralatan itu lagi, kuman lebih mudah masuk ke tubuh anak.
Public Relations Manager LocknLock Indonesia, Artini Asputri mengatakan kebersihan tempat makan dan minuman anak biasanya orangtua banyak yang menyepelekan, padahal ini sangat berbahaya untuk kesehatan anak.
“Masih banyak orangtua yang belum bisa membedakan cara dalam membersihkan tempat makan dan minum yang berbahan plastik dan kaca miliki anak,” ujar Artini dalam pernyataannya secara virtual, Selasa (27/10/2020).
Menurutnya, orangtua perlu memastikan selalu menggunakan air yang bersih untuk mencuci semua peralatan makan dan minum anak, karena masih banyak orangtua yang menggunakan air tidak higienis.
“Biasakan untuk selalu mencuci tangan hingga bersih sebelum mencuci alat makan dan minum anak, dan gunakan sabun yang diformulasikan dengan bahan-bahan alami, lalu pencucian tidak boleh menggunakan alat pencuci yang kasar tapi harus menggunakan yang halus. Karena perawatan itu bisa mempengaruhi tempat makan dan minum tersebut,” jelas dia.
Kemudian, untuk menghilangkan bau di tempat makan atau minum anak maka harus dicuci bersih dan menggunakan baking soda dan diamkan satu hari sampai baunya hilang, selain itu bisa menggunakan dengan air garam dan dimasukin air panas, jika masih bau maka terus ulangi.
“Jika ingin menggunakan peralatan dengan bahan plastik, pastikan yang dibeli merupakan produk food grade. Pilih produk dengan bahan plastik polikarbonat yang tidak pecah atau memuai ketika direbus dan warnanya tetap jernih,” kata Artini.
Sementara, untuk peralatan berbahan kaca perlu orangtua lakukan tempat makan dan minum itu direbus dalam air mendidih selama beberapa menit. Tutup panci dan biarkan air dingin. Keringkan dan simpan di tempat yang bersih dan jauh dari debu setelah itu gunakan tisu untuk mengeringkannya.
Baca Juga: Enaknya Bikin Merem Melek, Menu Ikan ala Bali Kini ada di Yogyakarta
“Tetapi meski sudah melakukan sterilisasi tersebut, maka orangtua juga masih perlu perhatikan dengan cara melakukan pembersihan peralatan menggunakan air panas sebelum digunakan oleh anak,” tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Niat Sholat Tarawih 4 Rakaat Sendiri Lengkap dengan Tata Caranya
-
Cara Lapor SPT Tahunan Orang Pribadi 2026 di Coretax, Lengkap dengan Syarat
-
Merk Parfum Wanita yang Wanginya Tahan Lama di Alfamart? Ini 6 Rekomendasinya
-
5 Chemical Sunscreen Tone Up Terbaik, Kulit Cerah Seketika
-
6 Rekomendasi Sabun Batang yang Wangi di Alfamart, Harga Murah Mulai Rp3 Ribuan
-
Jam Kerja ASN Selama Ramadan, Ada Penyesuaian di Jam Istirahat
-
15 Rekomendasi Menu Takjil untuk Tadarus di Masjid yang Tidak Mudah Basi
-
Bolehkah Minum Kopi saat Buka Puasa? Ini yang Perlu Diperhatikan
-
Tata Cara Shalat Tarawih Muhammadiyah dengan Bacaan dan Jumlah Rakaat
-
12 Tips Kulit Putih Alami yang Aman dan Efektif untuk Wajah Cerah