Suara.com - Taman Impian Jaya Ancol menjadi salah satu tujuan utama masyarakat DKI Jakarta menghabiskan waktu libur panjang.
Untuk itu, Management PT Taman Impian Jaya Ancol memastikan akan menjaga kenyamanan dan keamanan wisatawan yang datang saat momentum libur panjang atau cuti bersama di masa pandemi Covid-19.
Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol Teuku Sahir Syahali mengatakan, management dan pengunjung harus memiliki komitmen tinggi dalam menciptakan liburan senang dan selamat bareng-bareng, selama berada di dalam kawasan Ancol.
"Libur panjang seperti cuti bersama ini selalu menjadi momen yang ditunggu oleh setiap orang. Namun, di tengah pandemi Covid-19 seperti sekarang diperlukan komitmen yang tinggi oleh seluruh pengunjung dalam mematuhi protokol kesehatan," ujar Sahir dalam pernyataannya pada rilis yang diterima Suara.com, Selasa (27/10/2020).
Dalam hal ini upaya yang dilakukan yakni Ancol akan mentaati protokol kesehatan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak), lalu menyiagakan petugas satuan tugas (Satgas) Covid-19, hingga membatasi kapasitas 25 persen pengunjung dari total okupansi kawasan Ancol.
Satgas Covid-19 ini berasal dari elemen karyawan, Satpol PP, TNI-Polri hingga alumnus Sekolah Rakyat Ancol.
Petugas akan berkeliling untuk memberikan himbauan sekaligus memberikan sanksi sosial jika terdapat pelanggaran dalam penerapan protokol kesehatan.
"Manajemen Ancol berharap semua wisatawan baik dalam maupun luar negeri yang datang untuk mematuhi peraturan protokol kesehatan yang berlaku dan nantinya jika ada yang melanggar maka akan kami kenakan sanksi," tegas dia.
Sedangkan untuk pengunjung kategori anak berusia di bawah sembilan tahun dan lanjut usia (lansia) di atas 60 tahun hanya diperbolehkan memasuki kawasan pantai dan ruang terbuka hijau Allianz Ecopark.
Baca Juga: Jelang Libur Panjang, Kasus Positif Covid-19 di Bali Jadi 11.520 Orang
"Pengunjung dapat memasuki kawasan Ancol melalui Pintu Gerbang Timur dan Carnaval yang mulai beroperasi pada Pukul 06.00 hingga 21.00 WIB. Tiket dijual secara daring melalui situs www.ancol.com guna mengurangi kontak fisik antara pengunjung dan petugas," pungkasnya.
Berita Terkait
-
WNA Paruh Baya Ditangkap Polisi Usai Sekap Anak dalam Kamar Hotel Ancol
-
Sejarah! Jakarta Jadi Tuan Rumah Edisi Perdana Piala Dunia Rallycross
-
Pakai Absensi 'Real Time', ASN DKI Tak Bisa Tipu-tipu WFH Jumat Jadi Long Weekend
-
50 Kata-kata Bangkitkan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran 2026
-
4 Tempat Wisata Ramah Anak di Solo untuk Mengisi Waktu Libur Panjang
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?
-
Pemkot Yogyakarta Fasilitasi 37 TPA Pengganti Gratis bagi Anak Korban Little Aresha, Cek Daftarnya!
-
5 Pilihan Air Cooler Portable Hemat Listrik buat Anak Kos, Kamar Adem Tanpa Boncos
-
Pendidikan AHY Dikulik, Caranya Tanggapi Tragedi KRL Dinilai Lebih Bijak dari Menteri PPPA
-
5 Fakta Pintu Perlintasan Ampera, Titik Awal Kecelakaan KRL Bekasi Ternyata Tak Punya Palang Resmi