Suara.com - Baru-baru ini, artis dan presenter Arie Untung memboikot koleksi tas dari brand Prancis yang ia miliki bersama sang istri Fenita Arie.
Bahkan, lelaki yang kini telah berhijrah tersebut menyebut jika tas berharga fantastis itu merupakan barang recehan.
Hal ini dilakukan oleh lelaki 44 tahun tersebut sebagai bentuk kecaman untuk pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dianggap menghina Islam, usai kematian seorang guru bernama Samuel Paty yang menunjukkan karikatur Nabi Muhammad pada para siswanya.
"Kami akan terus bertahan, profesor (merujuk ke Samuel Paty). Kami akan terus berjuang untuk kebebasan, kamu telah jadi wajah perjuangan mempertahankan republik," kata Macron lewat unggahannya di Twitter pada 22 Oktober 2020 lalu.
Bukan cuma Arie Untung, seruan pemboikotan produk mode asal Prancis pun dikeluarkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.
"Kini saya menyerukan kepada bangsa kita, sebagaimana yang telah terjadi di Prancis untuk tak membeli merek-merek Turki, maka saya menyerukan kepada bangsa saya di sini dan mulai sekarang: Jangan perhatikan barang-barang berlabel Prancis, jangan beli barang-barang itu!" katanya.
Nah berikut ada beberapa daftar brand fashion berkelas Prancis yang terkena imbas dari pernyataan kontroversial Marcon yang juga terkenal di Indonesia.
1. Louis Vuitton
Meski dikenal sebagai brand mewah yang diminati oleh para sosialita, rumah mode tersebut, justru lahir dari lelaki miskin dari kaum para pekerja kelas bawah di desa Anchay Prancis Timur.
Baca Juga: Fadli Zon Mau Boikot Air Mineral Prancis, Netizen: Kasihan Karyawannya
Lelaki bernama Louis Vuitton tersebut mendirikan perusahaan itu pada 1854 dengan produk pertamanya koper datar dengan tepian besi dan kayu. Koper ini dilapisi kanvas Trianon abu-abu yang kuat, kedap udara dan tahan air.
Pada 2006-2012, Louis Vuitton secara berturut-turut dinobatkan sebahainbrand paling berharga dan bernilai komersial tinggi di kancah internasional.
2. Dior
Seperti namanya, pendiri rumah mode kelas atas Prancis ini ialah Christian Dior. Lelaki kelahiran Granville, sebuah kota di tepi laut utara Prancis berprofesi sebagai seorang desainer.
Bahkan, di awal kariernya, Dior pernah bekerja di couturier Lucien Lelong dan mendandani para wanita NAZI di masa perang.
Dengan bantuan Marcel Boussac seorang wirausaha Perancis, Dior muncul dengan koleksi terbaru yang menuai kontroversi.
Berita Terkait
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
EDF Matikan Reaktor Nuklir Prancis Akibat Kekeringan Parah Sungai Meuse dan Moselle
-
Bobby Nasution: Sumut Siap Jadi Pusat Fashion Indonesia Lewat Wastra
-
Gandeng Lansia dan Hidupkan Payet Sabit Jadul, Khayae Curi Perhatian di IFW 2026
-
Dulu Dianggap Membosankan, Kini Basic Wear Jadi Kunci Gaya Personal Leticia Joseph
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD
-
Fantastis! Tijjani Reijnders Bakal Kantongi Lebih dari Rp1,5 Triliun di Arab Saudi
-
Menkes Pastikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Naik Meski Ada Defisit
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Bareskrim Tetapkan Enam Tersangka Kasus Dugaan Pemalsuan Akta PT Alam Raya Abadi, Satu Masuk DPO
-
Gedung Koperasi Desa Merah Putih di Gunung Akan Ditertibkan
-
Kabut Asap Karhutla: Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Menghirupnya?