Suara.com - Sebagai konten kreator channel YouTube dengan 16,6 juta pengikut, Baim Wong mengaku dirinya membuka keleluasaan bagi konten kreator pemula untuk berkolaborasi atau collab dengannya.
Berbicara dalam acara bersama Facebook, Rabu (4/11/2020), Baim mengatakan kerap menyediakan waktu selama dua jam, yaitu pukul 18.00 hingga 20.00 WIB untuk berkolaborasi dengan konten kreator baru di kantornya.
Kolaborasi sendiri dianggap menjadi salah satu cara efektif untuk mendapat pengikut dan dikenal lebih banyak oleh warganet. Tapi apakah Baim setuju dengan asumsi tersebut?
Menurut dia, kolaborasi dengan konten kreator besar saja tidak cukup untuk bisa membesarkan sebuah channel YouTube. Ia menyinggung bagaimana pentingnya memberikan sesuatu yang baru bagi penonton.
"Konten kreator yang baru, kita butuh sesuatu yang baru yang out of the box. Ngikutin nggak apa-apa, tapi bedain dengan yang lain," ujar Baim Wong .
Suami dari Paula Verhoeven itu mengatakan, seorang konten kreator harus berani mendobrak pemikiran yang lain dari biasanya. Kata Baim, sangat boleh terinspirasi dari konten kreator lain, tapi jangan lupa untuk memiliki jati diri.
"Jadi saya bilang sama dia (konten kreator pemula) bukan kontennya, elu-nya gimana cara pembawaanya. Saya udah tau cara pembawaan Atta Halilintar gimana, Raffi Ahmad seperti apa, mereka punya style sendiri, tapi ya itu nilai jualnya mereka," terang Baim.
Sehingga walaupun serupa, antara Raffi Ahmad, Atta Halilintar, hingga Baim Wong sendiri memiliki ciri khas sendiri yang selalu dicari penonton atau para masing-masing subscribernya.
"Nggak bisa saya ngikutin Raffi, Raffi ngikutin Atta, itu nggak bisa. Tapi bagaimana cara bikin menarik orang," paparnya.
Baca Juga: Profil Echi Unyu Desita Aurellya Wungkana, Pengasuh Kiano Anak Baim Wong
Ayah dari Kiano Tige Wong ini juga menyebut, yang harus dimiliki seorang konten kreator adalah kreativitas, khususnya cara unik yang bisa dilakukan untuk menghibur penonton dan orang lain.
"Seorang konten kreator itu, bagaimana caranya menghibur orang, punya nilai kreatif yang tinggi banget, itu yang saya pelajari," terangnya.
"Buat saya konten kreator yang baru-baru itu ilmu baru buat saya. Saya nggak pernah merasa mereka itu adalah saingan, saya mau mereka itu maju yuk bareng-bareng," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Iran Siapkan Jalur Baru Selat Hormuz, Pembukaan Kembali Bergantung pada Komitmen AS
-
Kabut Asap Karhutla: Kualitas Udara 6 Daerah di Riau pada Level Tidak Sehat
-
8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui
-
Muktamar NU ke-35 Masuk Tahap Sidang Komisi, Laporan PBNU Diterima
-
Harga HP Makin Mahal, Digiplus Ubah Strategi: Geser dari Mal ke Street Level Kejar Kota Tier 2 dan 3
-
Konvoi Mitsubishi Xforce Jelajahi Jalur Sejarah Solo - Ambarawa Rayakan Kemerdekaan
-
4 Zodiak Paling Beruntung Hari Ini 29 Agustus 2026: Ada Pisces hingga Libra
-
Satu Ukuran untuk Semua: Mengapa Sistem Desil Tunggal Ancam Masa Depan?
-
6 Trik Masak Nasi di Rice Cooker Supaya Cepat Matang dan Anti Lembek
-
Prabowo Jadi Tamu Utama Forum Ekonomi Rusia, Putin Siapkan Pertemuan Bilateral