Suara.com - Stasiun Lempuyangan merupakan stasiun kereta api pertama dan tertua di Yogyakarta. Nama stasiun ini sempat masuk trending topik di Twitter. Apakah kalian tahu bagaimana sejarah Stasiun Lempuyangan?
Nama Stasiun Lempuyangan ini berasal dari nama kampung yang terletak di selatan stasiun yaitu Kampung Tegal Lempuyangan.
Stasiun ini pada mulanya diresmikan pada tanggal 2 Maret 1872 oleh perusahaan kereta api swasta Hindia Belanda yang bernama, Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).
NIS merupakan perusahaan yang telah membangun jaringan rel sepanjang 26 kilometer dari Semarang-Solo-Yogyakarta.
Stasiun Lempuyangan berada dalam ketinggian 114 meter diatas permukaan laut. Oleh karena itu tertera plang papan stasiun +114 meter.
Pembangunan stasiun ini dilatarbelakangi oleh kebijakan pengangkutan gula dengan menggunakan kereta api.
Stasiun Lempuyangan telah ditetapkan sebagai cagar budaya melalui Peraturan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata RI No. PM.89/PW.007/MKP/2011.
Stasiun Lempuyangan dikenal sebagai stasiun kereta api kelas ekonomi. Seluruh kereta api ekonomi berhenti di stasiun ini. Lokasi Stasiun Lempuyangan yang strategis, stasiun ini menjadi favorit bagi orang yang ingin bepergian untuk turun dan naik melalui stasiun Lempuyangan.
Apakah kalian punya kenangan di stasiun Lempuyangan? Demikian sejarah stasiun Lempuyangan yang dirangkum Suara.com.
Baca Juga: Wisata Lereng Merapi Ditutup
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
5 Shio Paling Beruntung dan Makmur di 27 Februari 2026, Kamu Termasuk?
-
Profil Bunga Sartika, Host 'Halo Qha Qha Permisi' Mendadak Resign, Gara-gara Rahasia Terbongkar?
-
Niat Bayar Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Jangan Sampai Salah Bacaan
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicuci? Ini Caranya Supaya Tidak Tersetrum
-
7 Sepeda Push Bike Anak Kokoh selain London Taxi, Rangka Kuat Tahan Banting
-
10 Karakter Orang yang Suka Musik Jazz dan Fakta Menarik di Baliknya
-
Apakah Karyawan Kontrak Resign Sebelum Lebaran dapat THR? Ini Ketentuannya
-
Kapan THR Karyawan Swasta 2026 Cair? Intip Bocoran Tanggal dan Aturan Mainnya
-
Kronologi Irawati Puteri Eks SPG Nugget Lulus S2 Stanford Pakai Beasiswa LPDP
-
Jadwal Imsak Yogyakarta 27 Februari 2026, Cek Tips Sahur agar Kuat Puasa