Suara.com - Selain aktivitas fisik yang baik, cara Anda berjalan kaki juga bisa dilihat sebagai tes kepribadian untuk melihat kondisi psikis loh!
Berjalan kaki adalah aktivitas fisik yang baik untuk melawan berbagai macam penyakit, seperti diabetes, jantung, hingga osteoporosis.
Tidak hanya baik untuk kesehatan, menurut penelitian dan berdasarkan psikologi manusia ternyata cara berjalan juga bisa mencerminkan kepribadian seseorang, sebagaimana diwartakan laman Times of India, Minggu (15/11/2020).
1. Jalan sambil menyeret kaki
Cara berjalan ini sering membuat banyak orang jengkel saat melihat dan mendengarkan seretan kakinya.
Wajar saja, karena menurut kepribadian orang yang berjalan sambil menyeret kaki menandakan kurangnya energi, kesedihan dan lesu.
Orang dengan cara berjalan ini biasanya sering kesulitan melepaskan diri dari kekhawatiran tentang hidup, dan merasa selalu penuh tekanan.
2. Berpikir sambil berjalan
Kerap berpikir dan bermimpi sambil berjalan, diartikan sebagai orang yang mudah terjebak dalam pikirannya sendiri.
Baca Juga: Pilih Salah Satu Jendela, Lalu Cocokkan dengan Kepribadianmu!
Acap kali orang ini tidak terganggu oleh suara dan kegaduhan apapun di sepanjang perjalanan. Itulah mengapa dengan cara jalan ini kerap disebut sebagai si pemikir.
3. Sangat berhati-hati
Karena judulnya berhati-hati, bukan berarti mereka kerap menghitung langkah saat berjalan.
Tapi biasanya orang-orang ini sangat memperhatikan apa yang terjadi di lingkungan sekitar.
Orang dengan cara berjalan ini biasanya cenderung tidak banyak bicara, pemalu dan asik dengan dunianya sendiri.
4. Berjalan sambil menghentak
Berita Terkait
-
Realita Pejalan Kaki: Fasilitas Tak Mumpuni hingga Stigma Miring Orang Lain
-
6 Sepatu Jalan dengan Desain Unik yang Tidak Pasaran, Nyaman Dipakai Seharian
-
BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Fire Walk dalam OPK Didampingi Instruktur Kompeten
-
Viral Calon Pegawai BPJS Jalan di Atas Bara Api, DPR Minta Penjelasan Resmi
-
BPJS Ketenagakerjaan Buka Suara soal Video Calon Pegawai Jalan di Atas Bara Api
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Tragedi Bencana di Luar Jawa: Saat Nyawa Korban Tersandera Birokrasi dan Rantai Pasok Pusat
-
Rumah Subsidi Danantara Tersebar di Jawa hingga Luar Jawa, Ada di Bekasi dan Sumbawa
-
Hery Gunardi Dinobatkan Best CEO, BRI Group Raih Enam Penghargaan Global
-
Rekor MURI Esther Irawati: Profesor AI Perempuan Termuda RI yang Perangi Hoaks Lewat Mata Digital
-
Karhutla Kalimantan Kian Parah, DPR Desak Pemerintah Tetapkan Status Bencana Nasional
-
Saat KPK Usut Audit BPK Sumsel, Begini Rapor WTP Muara Enim, PALI dan Empat Lawang
-
BRI Group Perkuat Reputasi Global Lewat Enam Penghargaan Bergengsi
-
Hery Gunardi Raih Best CEO, BRI Group Bawa Pulang Enam Penghargaan Internasional
-
Review Toko Buku Abadi: Novel Unik dengan Alur Cerdas dan Banyak Perspektif
-
Mengapa Daun Berwarna Hijau? Ini Alasan Ilmiahnya