Suara.com - Demi kelestarian alam dan lingkungan, sebagian besar wisata alam khususnya di pegunungan, pengunjung dilarang keras membuang sampah sembarangan. Namun apa jadinya jika di gunung ini pendaki malah dianjurkan buang sampah?
Umumnya pendaki yang melanggar, atau membuang sampah sembarangan akan dikenai sejumlah denda oleh pihak pengelola.
Namun lain halnya dengan video yang diunggah oleh akun Instagram @bukan_tukang_sampah ini, beberapa waktu lalu.
Melalui caption tulisannya, ia menjelaskan gunung ini masih sepi dan menjadi satu-satunya gunung yang diperbolehkan untuk membuang sampah secara sembarangan.
Menurutnya, di lokasi ini sangat cocok bagi para pendaki yang gemar membuang sampah ketika mendaki sebuah gunung
Bahkan yang lebih unik, ukuran gunung tersebut setiap harinya bertambah ketinggiannya.
“Masih sepi, yakin ga mau ke sini? Satu-satunya gunung yang boleh buang sampah sembarangan,” tulis akun @bukan_tukang_sampah.
“Gunung yang tiap hari ketinggiannya terus bertambah. Pas banget buat pendaki yang suka nyampah tanpa harus dilarang-larang,” sambungnya.
Meski begitu, ia tak menutup kemungkinan bila terdapat para pecinta alam yang ingin membersihkan area di sekitar gunung.
Baca Juga: Pertanian Tak Maksimal, Warga Lereng Merapi Pilih Fokus Beternak Sapi Perah
“Atau buat pendaki-pendaki baik yang suka bersih gunung, boleh kok bikin acara di gunung ini. Yuk kapan agendakan,” katanya.
Usut punya usut, ternyata gunung yang diperbolehkan buang sampah sembarangan tersebut adalah Gunung Bantargebang yang berlokasi di Bekasi, Jawa Barat.
Bantargebang merupakan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang menjadi tempat pembuangan sampah bagi masyarakat di seluruh wilayah Jakarta.
Tampak dalam video, tumpukan sampah yang ada di TPST Bantargebang telah menyerupai sebuah gunung yang cukup tinggi. Hal tersebut lantaran, setiap harinya sekitar 6,5 ribu ton sampah lebih dikirim ke lokasi ini.
Menyadur Hops.id--Jaringan Suara.com, Senin (23/11), si perekam video menjelaskan pengalaman pribadinya ketika melewati tumpukan sampah yang telah menggunung. Ia pun dibuat tercengang sekaligus kaget ketika melihat banyaknya sampah di TPST Bantargebang.
“Jadi ceritanya gue mau ke rumah saudara gue di Setu, Bekasi dan gue enggak tahu akhirnya gue pakai Google Maps. Dan ternyata gue diarahin ke Bantar Gebang dan gue liat gunung sampah. Sumpah guys ini pertama kalinya gue pertama kalinya lihat gunung sampah di Bantar Gebang dan ternyata sudah tinggi banget. Bayangin kalau semakin tinggi, kayak gimana?” kata si perekam video.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Cerita Warga Solo Hadapi Pajak Opsen hingga Kaget Uang Tak Cukup, FX Rudy: Mohon Dipertimbangkan!
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
Terkini
-
Sunscreen Apa yang Tidak Bikin Wajah Abu-Abu? Ini 7 Rekomendasinya Mulai Rp30 Ribu
-
Baju Lebaran Teal Blue Cocok dengan Warna Apa? Ini 5 Rekomendasi Padu Padan yang Elegan
-
Bolehkah Puasa Tapi Belum Mandi Wajib? Ini Penjelasan Lengkapnya
-
Apakah Sikat Gigi Membatalkan Puasa? Ini Penjelasan Ulama
-
Apa Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Ramadan Penuh? Ini Kata Ulama
-
12 List Masjid 'Wajib' Buat Para Pencari Takjil Lengkap dengan Tips Ikut War, Simak Panduannya
-
7 Skincare Wardah agar Wajah Tetap Cerah dan Glowing saat Puasa
-
Asal-usul Istilah Mudik, Ternyata Singkatan dari Frasa Ini
-
6 Tips Puasa Bagi Penderita Maag, Ibadah Tetap Lancar
-
10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM