- Sidang isbat menetapkan awal Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
- Menjelang puasa, perempuan Muslim kerap mempertanyakan soal haid yang membuat puasa harus ditinggalkan sementara.
- Obat penunda haid kini banyak digunakan, namun muncul pertanyaan tentang hukum meminumnya agar bisa puasa penuh menurut ulama.
Suara.com - Pemerintah telah menggelar sidang isbat untuk menentukan awal Ramadan 1447 Hijriah. Berdasarkan hasil sidang, bulan puasa jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.
Umat Muslim pun mulai mempersiapkan diri agar bisa menjalankan ibadah puasa dengan maksimal menjelang awal Ramadan besok.
Bagi perempuan Muslim, salah satu hal yang kerap menjadi perhatian selama bulan Ramadan adalah datangnya haid yang membuat puasa harus ditinggalkan sementara.
Seiring dengan berkembangnya dunia farmasi, sekarang ada obat penunda haid yang bisa dikonsumsi untuk berbagai kebutuhan. Nah, apakah obat ini boleh diminum agar bisa puasa sebulan penuh?
Kira-kira, apa hukum minum obat penunda haid agar bisa puasa Ramadan penuh? Berikut penjelasan lengkapnya menurut ulama.
Hukum Minum Obat Penunda Haid agar Bisa Puasa Penuh
Adalah Buya Yahya dan Ustaz Abdul Somad yang pernah membahas hukum minum obat penunda haid agar bisa puasa Ramadan penuh dalam kesempatan berbeda.
Penjelasan Buya Yahya diunggah ke YouTube Al-Bahjah TV pada 12 April 2022. Buya Yahya mengawali penjelasannya dengan meminta Muslimah untuk tidak menganggap haid sebagai "bencana".
"Disampaikan kepada para wanita, di mana pun Anda berada. Jangan menganggap haid itu adalah bencana. Di saat Anda dalam keadaan haid, bukan berarti pahala Anda hilang," jelas Buya Yahya.
"Ini keindahan syariat. Tidak perlu Anda memaksakan dalam beribadah. Jika dalam keadaan haid, ya sudah Anda tidak berpuasa. Nanti ada kesempatan untuk menggantikannya di luar bulan Ramadan," imbuhnya.
Baca Juga: 20 Link Twibbon Ramadan 2026 Gratis, Bisa Dijadikan Foto Profil WhatsApp
Soal minum obat penunda haid demi bisa puasa penuh di bulan Ramadan, Buya Yahya menjelaskan bahwa puasanya tetap sah. Tapi kemudian beliau menyinggung soal uzurnya.
Lebih lanjut, Buya Yahya mengingatkan agar beribadah tanpa memaksakan apa pun. Terlebih jika itu berkaitan dengan kesehatan tubuh.
"Kalau ada orang ingin minum obat agar tidak haid biar full puasanya di bulan Ramadan. Kalau bicara tentang puasa, puasanya sah. Tapi apakah itu yang terbaik?" tutur Buya Yahya lagi.
"Tanyakan kepada ahlinya, medis. Kalau dokter mengatakan tidak baik, enggak usah. Ibadah enggak boleh memaksakan dengan cara semacam itu," lanjutnya.
Menutup penjelasannya, Buya Yahya mengingatkan kalau ada berbagai amalan yang bisa dilakukan oleh Muslimah selama haid agar tidak kehilangan pahala di bulan Ramadan.
"Dan (ibadah) enggak boleh dengan hawa nafsu. Anda mungkin rindu berbuat baik, (tapi) ketahuilah dalam keadaan haid pun Anda bisa maksimal melayani anak-anak, berzikir, baca salawat. Masih bisa," ulama kharismatik itu melanjutkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi