Suara.com - Seorang pengguna TikTok @thatonedepressedginger baru-baru ini membuat heboh karena ia membuka rahasia dapur bagaimana restoran cepat saji McDonald menyimpan dan memasak salah satu menu favorit mereka McRib.
Akun yang diduga dimiliki oleh salah satu karyawan McDonald ini menulis, "Bagaimana McRib McDonalds dimasak dan disimpan". Dengan latar belakang lagu Kreepa berjudul "Oh No" ia menampilkan beberapa potong daging beku berwarna abu-abu yang ia letakkan di sebuah panggangan.
Tapi, yang bikin warganet salah fokus dan kemudian heboh adalah panggangan tersebut terlihat hitam dan kotor. Masih ada kerak-kerak dari makanan sebelumnya yang nampaknya tidak dibersihkan. Selanjutnya, daging-daging yang telah dipanggang dimasukkan ke dalam laci penyimpanan yang juga terlihat berantakan dan kotor.
Belum lagi wadah saus barbekyu yang juga diperlihatkan oleh karyawan itu, yang dari penampilannya, rasanya akan membuat banyak orang jadi tidak berselera.
Video yang telah dilihat lebih dari 3 juta kali ini pun mengundang begitu banyak komentar.
"Apakah kamu mengharapkan mereka menggunakan iga asli?," tulis warganet lain.
"Lol, pria ini salah dalam memasak dan menyimpannya. Entah manajernya yang buruk yang mengajarinya atau karyawannya yang buruk," kata yang lain.
Sejumlah orang lainnya, yang mengaku sebagai karyawan McDonalds dulu dan sekarang, menyalahkan karyawan itu atas keterampilan memasak dan kebersihannya.
"Saya dulu bekerja di McDonalds dan kami membersihkan panggangan kami setiap kali memasak sesuatu dan membersihkan nampan kami," tulis seorang.
Baca Juga: Tak Hanya McDonalds, Burger King Minta Pelanggan Jajan di Warteg
Dilansir dari New York Post, McRib adalah salah satu menu di McDonalds yang ada di Amerika, terbuat dari daging babi tanpa tulang, yang disiram dengan saus barbekyu dan diberi bawang bombay dan acar, kemudian disajikan dalam gulungan. Menu ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 1982 dan dirilis lagi baru-baru ini.
"McRib telah menjadi item menu yang disukai di McDonald's sejak diluncurkan hampir 40 tahun yang lalu,” kata wakil presiden inovasi menu Linda VanGosen saat dirilis ulang baru-baru ini.
"Tidak ada yang bisa menandingi rasa McRib. Bagi pelanggan kami, ini menjadi lebih dari sekadar momen yang lezat. Ini lagi tren, dan sedang mengguncang internet. Itulah mengapa tahun ini, kami bangga menyajikan McRib secara nasional untuk dinikmati semua orang," tutup dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Surya Paloh Titip Masa Depan Indonesia ke Anak Muda: Tak Bisa Lagi Berharap pada Generasi Tua
-
Sempat Kabur ke Depok, Begal Driver Lalamove di Gunung Masigit Akhirnya Diringkus Polisi
-
Polresta Solo Amankan Dua Pemuda Bawa Clurit di Jebres, Ini Kronologinya
-
Pofesi HR Kini Tak Hanya Urus Administrasi, Tapi Juga Menuju Mitra Strategis Bisnis
-
Waketum PSSI Ratu Tisha Kenalkan Liga Universitas Coca-Cola di Forum PBB
-
Liburan ke Bali Sambil Nonton Festival Musik, Ini Deretan Destinasi Seru di Bali Selatan
-
Prananda Paloh Resmi Pimpin Garda Pemuda NasDem, Surya Paloh Beri Pesan Menyentuh
-
Mengapa Banyak Proyek AI di Perusahaan Indonesia Mandek? Ternyata Bukan Salah Teknologinya
-
Keluar dari 'Zona Tidak Aman', Sarwendah Pilih Tinggalkan Rumah Gono-gini Ruben Onsu
-
Sambut Minat Besar Investor, PLN Siapkan Kontrak Jangka Panjang untuk Akselerasi Proyek PSEL