Suara.com - Pandemi Covid-19 telah meningkatkan masalah gangguan kesehatan mental. Misalnya, penggunaan platform meeting virtual yang masif dilakukan selama pandemi, ternyata bisa mengganggu kesehatan mental yang kerap disebut Zoom fatigue.
Zoom fatigue adalah kondisi kelelahan karena terlalu sering menjalani pertemuan virtual atau berbincang menggunakan aplikasi seperti Zoom Meeting.
Meski Moom saat ini adalah cara baru manusia beradaptasi di tengah pandemi Covid-19, tapi para ahli mengatakan semakin banyak orang mengalami Zoom fatigue.
"Banyak dari kita yang saat ini melakukan Zoom meeting untuk bekerja sepanjang hari, sehingga menganggap sosialisasi menggunakan fasilitas ini jadi tidak menarik," ujar Neda Gould, PhD, Psikolog Klinis sekaligus Direktur Program Mindfulness John Hopskins Medicine, mengutip Healthline, Senin (21/12/2020).
Belum lagi masalah teknis yang tidak bisa diduga, seperti percakapan yang terganggu, berhenti tiba-tiba, dan perasaan tidak nyaman karena mendapat respon yang terlambat atau tidak maksimal.
Hasilnya banyak orang kehilangan kemampuan untuk berinteraksi secara interpersonal dengan orang lain, seperti kurang memerhatikan isyarat-isyarat dan simbol saat berkomunikasi yang sama pentingnya.
"Sepanjang sejarah kehidupan manusia, kita terbiasa membaca emosi dan isyarat nonverbal dari orang lain, untuk membantu kita memprediksi lingkungan sekitar, dan hal ini jauh lebih sulit dilakukan di zoom," terang Julianne Holt Lunstad, Profesor Psikologi dan Ilmu Saraf Universitas Brigham Young.
"Lewat Zoom, kami benar-benar tidak bisa membaca bahasa tubuh dan bahkan beberapa isyarat wajah yang sulit untuk dibaca," sambungnya.
Hasilnya, percakapan dan perasaan menjadi kaku, canggung, dan hasilnya meningkatkan kecemasan sosial di masyarakat.
Baca Juga: Merasa Depresi dan Cemas? Coba Berendam di Air Dingin dan Rasakan Efeknya!
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- 5 HP Infinix Kamera Beresolusi Tinggi Terbaru 2026 dengan Harga Murah
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
- 7 Bedak Wardah yang Tahan Lama Seharian, Makeup Flawless dari Pagi sampai Malam
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Waspada Godzilla El Nino! Ini Cara Tepat Pakai Sunscreen Agar Kulit Tidak Gosong
-
Kenapa Harga Plastik Naik? Ternyata Ini 'Biang Kerok' di Balik Layar
-
Apakah Sunscreen Bisa Memutihkan Wajah? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Bikin Kulit Glowing
-
Apa Bedanya Jumat Agung dan Paskah? Bukan Hari Biasa, Ini Maknanya
-
6 Shio Paling Hoki pada 3 April 2026, Siapa Saja yang Beruntung Besok?
-
3 Bedak Tabur Wardah untuk Kulit Sawo Matang agar Makeup Tidak Abu-Abu
-
Diklaim Ramah Lingkungan, Ekowisata Justru Berisiko Gagal Redam Emisi Karbon Global: Mengapa?
-
Skincare Glad2Glow untuk Umur Berapa? Cek Panduan Lengkapnya di Sini
-
5 Bedak Murah yang Bagus dan Aman: Cocok untuk Sehari-hari, Mulai Rp20 Ribuan
-
Apakah SNBP Itu Beasiswa? Cek Penjelasan Lengkapnya Supaya Tidak Kaget