Suara.com - Perayaan malam tahun baru adalah hal yang paling dinantikan. Biasanya banyak hal dan tradisi yang dilakukan untuk merayakan malam di penghujung tahun ini. Tradisi yang dilakukan di setiap negara berbeda-beda.
Indonesia, biasanya pada malam pergantian tahun akan melakukan bakar-bakar makanan seperti ayam, jagung, sosis, dan lain-lain. Selain itu, biasanya juga dilakukan pesta kembang api pada saat detik-detik malam pergantian tahun. Beberapa tradisi unik juga dilakukan sesuai daerahnya masing-masing.
Berbeda dengan Indonesia, beberapa negara di bawah ini memiliki cara unik tersendiri dalam merayakan malam tahun baru. Berikut tujuh negara dengan tradisi unik sama perayaan malam tahun baru.
1. Hogmanay di Edinburgh, Skotlandia
Malam tahun baru di Skotlandia berbeda pada perayaan negara lain. Pasalnya, malam tahun baru sebenarnya adalah perayaan tiga hari di ibu kota Skotlandia ini. Pada 30 Desember, biasanya sekitar 8.000 orang akan bersuka ria memengang obor menciptakan sungai api di sepanjang jalan dari Parliament Square hingga Calton Hill.
Pada Malam Tahun Baru sendiri, akan ada sebuah pertemuan sosial dengan musik Skotlandia dan tarian tradisional. Kegiatan ini berjalan sepanjang malam hingga 1 Januari. Saat waktu sudah menunjukkan 1 Januari, kegiatan berubah menjadi tangkap langit-langit. Kegiatan ini untuk menikmati malam dan masa-masa liburan akhir tahun.
2. Makan anggur di Spanyol
Tradisi malam tahun baru di Spanyol yaitu dengan makan 12 buah anggur. Dikatakan jika seseorang berhasil memakan semua anggur itu, pada tahun berikutnya kehidupannya akan mengalami kemakmuran. Tempat yang biasa dilakukan kegiatan ini adalah di Puerta del Sol di Madrid.
Biasanya saat perayaan setiap orang akan memiliki 12 anggur dengan minuman yang disediakan. Selain makan anggur akan ada pesta besar untuk berdansa hingga dini hari di salah satu klub kota.
Baca Juga: Bisa Saksikan Matahari Terbit Perdana di 2021 dari Puncak Gunung Ciremai
3. Menghancurkan piring di Denmark
Jika di Indonesi menghancurkan piring adalah salah satu hal yang tidak sopan, berbeda dengan Denmark. Pada perayaan tahun baru, menghancurkan barang-barang seperti piring atau gelas dapat diartikan sebagai membuang nasib buruk.
Pada malam tahun baru biasanya mereka akan pergi ke rumah teman atau keluarga dengan membenturkan piring atau gelas ke rumahnya. Semakin banyak pecahan yang dimiliki di depan pintu keesokan paginya, semakin populer orang tersebut.
4. Melompati tujuh gelombang di Brasil
Perayaan malam tahun baru di Rio de Janeiro, terutama Pantai Copacaban, Brasil memiliki tradisi yang unik. Biasanya masyarakat akan melompati tujuh gelombang di pantai tersebut. Hal itu diyakini akan membawa kebetuntungan di tahun yang mendatang. Di samping itu, jika seseorang mengenakan pakaian putih saat melakukannya, dipercaya akan memberikan kedamaian.
5. Pesta tujuh, sembilan, atau 12 kali di Estonia
Berita Terkait
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga