Suara.com - Berencana traveling keliling dunia? Berarti, kamu harus mulai mencari tahu negara-negara mana saja yang ingin dikunjungi. Karena setiap negara memiliki tradisi dan kebiasaan yang berbeda, penting untuk mengenal apa saja yang dianggap biasa di negara tujuan. Terkadang, apa yang kita anggap sebagai tradisi unik di sebuah negara, bisa saja merupakan sebuah keharusan yang wajib kita patuhi.
Nah, ada beberapa tradisi unik yang dimiliki beberapa negara. Unik karena negara ini memiliki kebiasaan yang berbeda dengan negara-negara lain pada umumnya. Jadi, sebelum memulai petualangn keliling dunia, simak beragam tradisi unik berbagai negara berikut, seperti dilansir dari laman Your Amazing Places.
1. Afrika Selatan
Saat berada di Afrika Selatan, seseorang harus makan apa saja yang disajikan. Biasanya warga lokal menyajikan hidangan kepada turis asing. Uniknya makanan-makanan ini terbilang tidak biasa dikonsumsi masyarakat luar, yaitu seperti serangga dan organ tubuh hewan. Serba salah, sih, karena jika tidak memakan hidangan yang disediakan, Anda akan dianggap tidak menghormati dan menyinggung perasaan penduduk setempat.
2. China
China tidak memiliki aturan 'makan semuanya dari mangkuk'. Jika hal itu dilakukan, mereka akan berpikir bahwa jika orang tersebut menginginkan lebih banyak makanan dan mungkin akan tersinggung.
3. Amerika
Orang Amerika sangat penting untuk mendapatkan tip saat bekerja. Biasanya pelayan hingga staf akan mengharap tip untuk diberikan. Pada tagihan restoran, diharapkan menambah tip 15 sampai 25 persen.
4. Polandia
Ketika pergi ke kamar mandi, di Polandia harus membayar. Biasanya masyarakat di sana akan menyiapkan koin untuk membayar setelah dari kamar mandi. Kegiatan membayar ini, dikatakan sebagai ritual.
5. India
Di India, ketika melakukan perjalanan menggunakan kereta, seseorang harus mempersiapkan fisik secara matang. Hal ini karena biasanya setiap orang akan saling mendorong untuk masuk ke dalam kereta lebih cepat. Namun, uniknya setelah mulai perjalanan, biasanya orang-orang di sana akan saling meminta maaf.
6. Prancis
Orang Prancis akan mencium pipi dua kali setiap menyapa. Hal itu dimaksudkan sebagai bentuk keramahan dan menghormati seseorang.
7. Bulgaria
Berbeda dari banyak negara, di Bulgaria menggelengkan kepala ke kiri dan kanan diartikan sebagai “ya”. Sedangkan jika seseorang mengangguk diartikan sebagai “tidak”. (Fajar Ramadhan)
Baca Juga: Semah Rantau, Tradisi Unik Ratusan Tahun dari Kampar Riau
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- Apa Varian Tertinggi Isuzu Panther? Begini Spesifikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
-
Korut Tembakkan 10 Rudal Tak Dikenal ke Laut Jepang, Respons Provokasi Freedom Shield
-
Amukan Si Jago Merah Hanguskan 10 Rumah dan 2 Lapak di Bintaro
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
Terkini
-
4 Zodiak Masuk Fase Keberuntungan Mulai 15 Maret 2026: Aries hingga Virgo Bersinar
-
5 Varian Nastar Rendah Gula untuk Penderita Diabetes, Cemilan Aman untuk Lebaran
-
30 Ucapan Selamat Idulfitri 2026 Bahasa Inggris, Cocok untuk Caption Medsos
-
6 Shio Paling Beruntung pada 15 Maret 2026, Siap-siap Cuan!
-
Mudik Gratis Kian Diburu Jelang Lebaran 2026, Jateng dan Jatim Jadi Tujuan Favorit
-
Ngabuburit Anti-Mainstream: Mandi Bola dan Pentingnya Penuhi Kebutuhan Bermain Bagi Anak Yatim
-
50 Gambar Ucapan Idul Fitri 2026 Gratis, Siap Pakai untuk Story WA atau Instagram
-
Tertinggal Shalat Ied Berjamaah, Bolehkah Sholat Idul Fitri Sendirian di Rumah?
-
Apakah Menikahi Sepupu Termasuk Perkawinanan Sedarah? Ini Penjelasannya
-
Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS