Suara.com - Membahas keintiman pasangan sebenarnya tidak selalu tentang hubungan seksual. Dikutip dari Metro, seorang psikolog membedakan keintiman pasangan dalam empat jenis.
Tapi tenang, pasangan tidak harus memiliki empat keintiman tersebut untuk menjamin punya hubungan jangka panjang. Saling menyocokan diri dengan pasangan dinilai jadi cara lebih baik untuk hubungan.
Berikut ini adalah 4 jenis keintiman pasangan yang dimaksud.
1. Keintiman emosional
Keintiman emosional pada dasarnya adalah perasaan aman dengan seseorang mampu berbagi perasaan dengan bebas. Kepercayaan, rasa hormat, dan keterbukaan adalah kunci untuk mengembangkan keintiman jenis ini.
Itu berarti mencoba memberi tahu pasangan bahwa mereka selalu bisa jujur kepada Anda. Terkadang, ketika seseorang merasa bebas untuk membagikan emosinya, tidak semua perasaan itu akan terderngar menyenangkan. Itulah sebabnya sangat penting pasangan untuk saling percaya.
Daripada bersikap defensif dan merasa diserang oleh perasaan negatif apa pun yang dibagikan, dengarkan secara aktif apa yang dikatakan dan lihat segala sesuatu sebagai masalah bersama yang akan diselesaikan berdua.
2. Keintiman intelektual
Seperti keintiman emosional, keintiman intelektual didasarkan pada kepercayaan. Namun kali ini, ini tentang kemampuan untuk berbagi pendapat dan sudut pandang, bukan perasaan.
Untuk mempertahankan jenis keintiman ini, ketika berdebat satu sama lain, penting bahwa tidak ada yang memiliki tujuan untuk 'menang'. Ini dimaksudkan untuk menjadi pertukaran ide dan saling menghargai pandangan unik masing-masing.
Sikap merendahkan atau meremehkan seseorang dalam pertukaran ide, sebenarnya akan membuat pasangan tidak nyaman untuk berbagi sisi dirinya di masa depan.
Baca Juga: Wisata Seks Dubai, Hasil Normalisasi Hubungan Uni Emirat Arab dan Israel
3. Keintiman spiritual
Bagi banyak orang, agama atau spiritualitas merupakan bagian terbesar dari diri mereka. Mampu membagikannya dengan orang yang mereka cintai tanpa menghakimi adalah kebutuhan untuk hubungan yang erat.
Saling menghormati keyakinan inti seseorang memberi masing-masing ruang untuk tumbuh mengetahui dengan tepat di mana Anda berdiri dan bagaimana Anda memperlakukan orang lain yang mungkin punya keyakinan berbeda.
4. Keintiman eksperiensial atau fisik
Psikolog berbeda dalam aspek ini, tetapi pada dasarnya keduanya menerjemahkan ke 'melakukan' sesuatu untuk mengikat daripada mengatakan sesuatu. Pasangan dengan hobi yang sama akan tahu semua tentang jenis keintiman ini.
Saat-saat tenang ketika tidak ada kata-kata yang diucapkan, tetapi Anda bersama pasangan melakukan aktivitas bersama. Seperti bermain game, olahraga, atau mengerjakan proyek. Keintiman fisik serupa dalam arti sentuhan pasangan bisa membuat merasa dekat dengannya.
Penting untuk tidak hanya menganggap keintiman fisik sebagai awal seks. Untuk menumbuhkan keintiman seperti ini, pikirkan tentang bergabung dengan kelompok bersama atau memulai proyek kerajinan tangan sebagai pasangan.
Selain itu, periksa diri Anda sendiri untuk mengetahui seberapa sering menyentuh pasangan Anda secara non-seksual. Pelukan di sofa bisa sangat membantu untuk menyatukan pasangan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Dompet Menjerit Jelang Ramadan, Petani Tak Nikmati Harga Pangan yang Melambung Tinggi
-
Merayap dalam Senyap, Kenaikan Harga Pangan Semakin Mencekik Rakyat Kecil
-
Alarm Bahaya untuk BEI, Mengapa Indonesia Terancam Turun ke Kasta Banglades?
-
Isu Reshuffle untuk Singkirkan 'Orang Jokowi' Berhembus, Ini Jawaban Tegas Mensesneg
-
Sudah Rampung 90 Persen, Prabowo Segera Teken Dokumen Tarif Trump
Terkini
-
Heboh! KBBI Definisikan Sawit Sebagai Pohon, Kriterianya Sudah Sesuai?
-
Umur 40 Cocoknya Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 7 Pilihan yang Bikin Awet Muda dan Fresh
-
5 Bedak Tabur untuk Kulit Kering Harga Terjangkau, Semua di Bawah Rp100 Ribu
-
Apakah Retinol dan Vitamin C Bisa Dipakai Bersamaan? Ini 3 Bahan Aktif yang Tak Boleh Digabung
-
Apakah Sepatu Sneakers Bisa untuk Lari? Awas Cedera, Ini Rekomendasi Running Shoes yang Aman
-
Paradoks Pekerja Indonesia: Paling Bahagia se-Asia Pasifik, Tapi Diam-Diam Banyak yang Burnout
-
5 Micellar Water di Indomaret yang Ampuh Hapus Makeup Waterproof, Tak Bikin Perih Mata
-
5 Rekomendasi AC Portable Low Watt: Hemat Listrik dan Praktis untuk Rumah
-
Stop Kasih Cokelat! Ini 10 Ide Hadiah Valentine Unik Dijamin Anti-Mainstream
-
Begini Cara Mengakses Dokumen Epstein Resmi, Lengkap 3 Juta Halaman