Suara.com - Meski tidak membahayakan, namun infeksi kutu rambut sangatlah menganggu aktivitas sehari-hari lantaran rasa gatal dan tidak nyaman di kulit kepala. Kutu rambut biasanya hinggap di kepala karena pemiliknya tidak menjaga kebersihan.
Lantas, jika sudah tertular kutu rambut, apa yang harus dilakukan? Adakah metode cepat untuk membasmi parasit pengisap darah kulit kepala tersebut?
Mengutip Good House Keeping, Kamis (7/1/2021), musuh terbesar kutu rambut dan telur kutunya adalah sisir kutu, atau yang dikenal sebagai serit oleh masyarakat Indonesia. Serit merupakan sejenis sisir kecil dengan gerigi sangat rapat untuk menyaring kutu keluar dari area rambut dan membasminya.
Bahkan menurut National Institute of Health (NIH), diagnosis infeksi kutu rambut menggunakan sisir empat kali lebih efisien dan ampuh daripada pemeriksaan visual secara langsung.
Namun, menggunakan sisir kutu juga tidak bisa sembarangan, lho. Ada beberapa langkah dan tahapan yang harus dilakukan, yaitu:
- Langkah pertama, basahi rambut dan oleskan kondisioner yang cukup banyak dicampur dengan soda kue.
- Setelah kondisioner merata melapisi rambut, pisahkan rambut jadi beberapa bagian.
- Gunakan sisir kutu untuk menyaring kutu dan telurnya di masing-masing rapit yang sudah dipisah.
- Arahkan sisir sedekat mungkin dengan kulit kepala, sehingga penyisiran dimulai dari ujung rambut kulit kepala.
- Setelah disisir, seka kondisioner yang menempel di rambut. Ulangi ke bagian rambut lain yang sudah dipisahkan.
"Tidak hanya menangkap kutu, menyisir rambut saat basah juga bisa menghilangkan setiap telur kutu yang menempel di rambut, yang kemudian menetas menjadi kutu," jelas Founder of professional nit pickers, LiceXchange New York, Debra Rosen.
Prosedur dan langkah-langkah di atas harus rutin dilakukan dua hari sekali selama dua minggu, sampai Anda benar-benar tidak merasakan adanya kutu atau pergerakan yang membuat kulit ekstra gatal.
Bagaimana, mau mencobanya di rumah?
Baca Juga: Cara Atasi Penuaan Dini Pada Kulit Kepala Dan Rambut
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
5 Rekomendasi Setrika Anti Lengket dan Hemat Listrik, Cocok untuk Rumah Daya 450 VA
-
Perbedaan Body Mist dan Body Cologne Sariayu Tanjung, Begini Karakter dan Review Penggunanya
-
2 Cushion Wardah untuk Kulit Kering, Hasil Makeup Natural Menurut Review Pengguna
-
Bedak Sariayu Tabur Harga Berapa? Ini 2 Varian yang Kurangi Kilap, Lengkap Ulasan Pembeli
-
3 Kategori Usaha yang Tidak Didata di Sensus Ekonomi 2026, Apa Saja?
-
7 Sepatu New Balance yang Mengandung Kulit Babi, Cek Rinciannya Sebelum Membeli
-
Mengenal Beda Serum dan Ampoule, Tampak Sama tapi Fungsi Berbeda
-
Cara Mengisi Kuesioner Online Sensus Ekonomi 2026, Lengkap dengan Data yang Ditanyakan
-
2 Kulkas yang Tetap Dingin Saat Mati Listrik, Solusi Aman untuk ASIP hingga Usaha Frozen Food
-
Ciri-Ciri Petugas Sensus Ekonomi 2026 yang Asli, Wajib Tahu Sebelum Memberikan Data