Suara.com - Kisah seorang ibu yang dikaruniai dua orang putri sekaligus setelah didiagnosis tidak bisa hamil menarik perhatian. Pasalnya, kedua anak ibu tersebut lahir dengan jarak delapan minggu, tapi bukan kembar.
Melansir Insider, ibu bernama Kelsi Pierce tersebut sudah tiga tahun tak kunjung punya anak. Menurut dokter, kualitas sel telur Kelsi memang kurang baik hingga ia susah hamil.
Kelsi pun pernah mencoba program bayi tabung, tapi dinding rahimnya terlalu lemah untuk hamil. Akibatnya, Kelsi harus menjalani pengobatan seharga hampir USD 60.000 atau Rp 848 juta.
Meski begitu, dokter tetap mengatakan bahwa Kelsi tidak bisa hamil. Saat itulah, ibu Kelsi yang bernama Lisa Rutherford memutuskan untuk menjadi surogasi atau ibu pengganti.
"Ibuku langsung berkata dia akan melakukannya untuk kami," cerita Kelsi. "Saat tidak ada yang berhasil, ibuku terus mengatakannya, berkata bahwa dia tahu kami ingin bayi dan dia akan membantu mewujudkannya."
Ibu Kelsi akhirnya mendapatkan transfer embrio pada 7 Februari 2020 silam. Namun, sebulan kemudian, Kelsi juga dinyatakan hamil.
Ibu dan anak ini lantas menjalani masa kehamilan bersama. Meski tidak lagi muda, ibu Kelsi berhasil menjalani kehamilan dengan selamat.
"Itu pengalaman menyenangkan. Bukan cuma aku bersemangat melihat Kelsi bisa menggendong bayi, tapi menyenangkan bisa membagikan pengalaman kami kepada satu sama lain," tambah ibu Kelsi.
Ibu Kelsi dijadwalkan melahirkan secara caesar pada minggu ke-39. Namun, bayi perempuan yang dinamai Everly itu malah lahir tiga minggu lebih awal.
Baca Juga: Gara-gara Tak Tahu, Seorang Ibu Dihajar hingga Memar dan Benjol
Sementara, Kelsi melahirkan sekitar delapan minggu setelahnya. Anak kedua Kelsi lantas dinamai Ava.
"Rasanya menakjubkan menjadi ibu. Ini terasa tidak asli. Aku suka hanya menggendong dan menatap mereka, mereka sempurna," imbuh Kelsi.
Kini, Kelsi dan suaminya pun membesarkan dua anak perempuan sekaligus. Meski lahir di saat yang hampir bersamaan, Kelsi menyebut Everly sebagai kakak Ava.
Sementara, ibu Kelsi juga akan menjadi nenek untuk dua orang cucu perempuan sekaligus setelah melahirkan salah satu dari mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Tak Punya SPPG, Sudaryono Minta Publik Laporkan Oknum Ngaku Kerabat Kepala BGN
-
5 Merek Parfum Lokal Paling Populer di Indonesia 2026, Laris Manis Dibeli Lewat Shopee
-
Dugaan Kekerasan Oknum Polisi di Rupat Utara Dilaporkan ke Komnas HAM dan LPSK
-
Investor Banyak Jual Saham, IHSG Akhirnya Terkoreksi Setelah 10 Hari Menguat
-
11 Malam Perang AS-Iran Bikin Harga Minyak Dunia Terus Melonjak
-
BI Batal Naikan Suku Bunga Acuan, Rupiah Melemah Lagi
-
MRT Jakarta Fase 2A Tembus 61,8%, Uji Coba HI-Monas Dibidik 2027
-
Membaca Jadi Privilese Mewah: Mengapa Harga Buku Makin Tak Terjangkau?
-
Prabowo Resmi Tunjuk Kuntadi Jadi Jampidsus, Gantikan Febrie Adriansyah
-
Tersangka Pengeroyokan Anggota TNI hingga Tewas di Kelapa Dua Bertambah Jadi 7 Orang