Suara.com - Sejumlah negara subtropis kini tengah mengalami musim dingin. Salju mulai turun dan suhu menjadi sangat rendah.
Seorang wanita Indonesia yang tinggal di Jepang membagikan video dirinya tengah memakan salju. Video tersebut dibagikan melalui akun TikTok @dieranathania.
Aksinya ini bermula dari seorang warganet yang bertanya apakah saljunya boleh dimakan atau tidak. Ia kemudian mencoba menjawab rasa penasaran warganet itu.
Diera menyiapkan sebuah mangkuk kecil, sendok dan juga susu kental manis. Ia kemudian keluar dan menunjukkan keadaan di luar rumah.
Salju tampak menumpuk menutupi jalan, pohon dan juga atap rumah. Ada pula truk yang tengah membereskan salju yang menumpuk. Ia menduga turun salju malam sebelumnya.
Ia kemudian mengambil salju ke dalam mangkuk kecil yang telah disiapkan. "Saljunya masih fresh," ucapnya ketika mengambil salju.
Selanjutnya ia menuangkan susu kental manis karena dirinya tak punya sirup. Kemudian ia menyendok salju itu dan memakannya.
Ia menyebut salju tersebut enak. Namun ia menyarankan untuk tidak memakan salju.
Hal tersebut lantaran salju yang sudah lama turun sangat kotor dan besar kemungkinannya terkontaminasi bakteri. Sedangkan salju yang baru turun, ia juga tidak merekomendasikan karena menurutnya sama seperti minum air hujan.
Baca Juga: Hanya Karena Berat Badan Istri Turun, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan
Video ini menarik banyak perhatian warganet dan sudah ditonton sebanyak lebih dari 5 juta kali hingga Jumat (15/1/2021). Ribuan komentar pun memenuhi video ini.
"Ngelihat salju begini jadi pengen keluar negri," komentar seorang warganet.
Warganet lainnya turut memberi respon. "Tukang es kepal Milo bangkrut di sana," ujar warganet ini.
"Inilah alasan kenapa Indonesia nggak ada salju," tulis warganet lainnya di kolom komentar.
Bagaimana pendapatmu tentang memakan salju ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Pelajar Palembang Viral Usai Pamer Revolver saat Konvoi, Ternyata Senpira Dibeli dari Facebook
-
Nama Bupati PALI Muncul di Kasus Suap Audit BPK, KPK Periksa Asgianto Sebagai Saksi
-
Kondisi Terbaru Gunung Semeru, Enam Kali Erupsi dalam Sehari dan Masih Berstatus Siaga
-
Detik-detik Narapidana Narkoba Diborgol Usai Bebas karena Remisi 17 Agustus, Ada Apa?
-
Dedi Mulyadi Sindir Birokrasi Minta Dihormati: Rapat Habis Puluhan Juta, Tapi Rakyat Tetap Menderita
-
Koreksi Data Pidato Presiden: 6 Fakta Realitas Hidup Susanah, Kuli Kain Majun Asal Cileungsi Bogor
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Penerbangan Langsung Palembang-Bandung Kembali Hadir, Ini Jadwal dan Harga Tiket Citilink
-
Oknum Petugas Bandara Terlibat Penyelundupan 22 Kg Emas Batangan
-
Mati Lampu hingga 4 Jam, Cek Daftar Wilayah di Palembang yang Terdampak Pemadaman PLN