Suara.com - Cuaca buruk membuat puluhan wisatawan terjebak saat tengah berwisata di Pulau Angso Duo, Kota Pariaman, Sumatera Barat sejak Minggu (17/1) sore.
Dilansir ANTARA, proses evakuasi 75 wisatawan, petugas, dan pedagang yang terjebak dimulai pagi tadi.
"Ada 62 wisatawan lokal, sisanya petugas dan pedagang," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pariaman Hendri di Pariaman, Senin (18/1/2021).
Mereka tidak bisa kembali ke dermaga di Pantai Gandoriah karena cuaca buruk yang menerjang daerah itu pada Minggu (17/1) sekitar pukul 15.00 WIB sehingga harus bermalam di Pulau Angso Duo.
Mereka, lanjutnya diinapkan di rumah singgah dan mushala yang terdapat di Pulau Angso Duo dan untuk kebutuhannya Pemerintah Kota (Pemkot) Pariaman malam tadi mengantarkan makanan dan kebutuhan lainnya.
Ia menyebutkan wisatawan tersebut berasal dari berbagai daerah di Sumbar yaitu di antaranya Payakumbuh, Bukittinggi, dan Batusangkar.
Setiba di Pantai Gandoriah, lanjutnya petugas kesehatan dari Pemkot Pariaman memeriksa kesehatan mereka lalu dipersilakan pulang ke rumah masing-masing.
"Mereka dalam kondisi sehat dan telah kembali ke rumah masing-masing," katanya.
Pada waktu yang bersamaan empat orang wisatawan minat khusus yaitu pemancing juga diterjang cuaca buruk saat memancing di kawasan perairan Pariaman.
Baca Juga: Lion Air Buka Rute Surabaya - Berau, Harga Tiketnya Rp 500 Ribuan
"Mereka menyewa kapal milik nelayan setempat namun sudah kembali malam tadi," ujarnya.
Diketahui malam tadi kawasan dermaga di Pantai Gandoriah didatangi oleh banyak orang yang terdiri dari pihak Pemkot Pariaman, aparat, serta warga untuk melihat kondisi terkini.
Berita Terkait
-
Jember Fashion Carnaval 2026 Sedot Ribuan Wisatawan, Dongkrak Ekonomi Kreatif dan UMKM Lokal
-
Tak Sekadar Peragaan Busana, IFW 2026 Ajak Wisatawan Jelajahi Seni dan Kuliner Jakarta
-
Dari Tanggal Gajian hingga Destinasi Dekat, Ini 5 Tren Liburan Wisatawan Asia Tenggara 2026
-
Wisman Pengguna Kereta Api Capai 308.874 Orang pada Semester I 2026
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Deadline Lewat! Proyek Jalan di Situbondo Sisakan Lubang Utang Rp931 Juta
-
Viral di Medsos, Wanita Asal Ciamis Diamankan Polisi Usai Diduga Unggah Konten Ajakan Demo
-
Bulog Perluas Penyaluran Beras Premium ke Ritel Modern, Jaga Ketersediaan Pasokan
-
Aturan Baru Pinjol, Data Nasabah Tidak Boleh Dijual dan Dibeli
-
Wamendagri Ribka Pastikan Pemerintah Turun Langsung Tindak Lanjuti Dugaan Keracunan Makanan Jayapura
-
Tabrakan Beruntun Elf Dihantam Truk 9 Ton, Evakuasi Sopir Terjepit Berlangsung Dramatis
-
Makin Panas! Satu Per Satu Pemain Timnas Vietnam Tantang Justin Hubner
-
The Boy Who Harnessed the Wind: Kisah Nyata Remaja yang Menyelamatkan Desa dengan Kincir Angin
-
Diduga Terima Amplop Berisi SGD 14 Ribu, Menhut Raja Juli Ternyata Tiga Kali Bertemu Bupati Kuansing
-
Lalat di Balik Pintu: Akhir Pilu Kakek J dalam Kesunyian Gang Mawar