Suara.com - Temuan mengejutkan disampaikan oleh Kepolisian Inggris. Alih-alih kebun bunga, polisi malah menemukan adanya menemukan kebun ganja di dekat pusat kota London.
Tanaman ganya yang memiliki nama latin Cannabis sativa indica, ditemukan dalam gedung dekat bank sentral, Bank of England, yang berada di pusat keuangan dan bisnis Kota London.
Di kawasan bisnis itu, gedung-gedung perkantoran banyak yang kosong karena pemerintah mendorong warga Inggris bekerja dari rumah demi mencegah penyebaran COVID-19.
Namun, aturan itu dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk menanam ganja di sebuah gedung perkantoran yang kosong.
Kepolisian Kota London menerangkan 826 tanaman ganja ditemukan dalam sebuah gedung yang berada dekat Bank of England. Temuan itu berawal dari beberapa laporan masyarakat bahwa ada aroma cannabis yang kuat di sekitar tempat tersebut.
"Ini adalah tempat produksi cannabis pertama di kota, tidak diragukan lagi pelaku membuat kebun ini saat hanya ada sedikit orang yang ke luar rumah selama pandemi dan mereka mungkin tidak begitu memperhatikan adanya aktivitas yang mencurigakan," kata kepolisian melalui pernyataan tertulisnya, dilansir ANTARA.
London, yang jadi pusat perdagangan, perbankan, asuransi, dan saham terbesar dunia, berubah jadi kota yang sepi sejak Maret 2020 karena banyak orang diminta bekerja dari rumah.
Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, saat menghadiri acara virtual, Rabu, mengatakan karyawan bank sentral Inggris kemungkinan akan jadi bahan kelakar orang-orang setelah polisi menemukan kebun ganja di dekat kantor mereka.
"Kami akan jadi bahan bercandaan orang-orang dan mereka akan bilang sekarang kami tahu apa yang Bank of England kerjakan," kata dia.
Baca Juga: Jadi Daya Tarik Wisatawan, Ini 8 Fakta Menarik London Bridge
"Saya yakin akan ada banyak kelakar lainnya. Saya bisa bilang, saat ini di sekitar Bank of England situasinya masih cukup sepi," kata Bailey.
Berita Terkait
-
Polisi Bongkar Pabrik Vape THC Milik WNA di Bali, Transaksi Pakai Kripto
-
Ironi Ganja Medis, Saat KUHP Baru 'Keok' Lawan UU Narkotika yang Usang
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Review Your Fault: London, Kisah Menarik tentang Ego Remaja dan Kedewasaan
-
Tinggalkan Ganja, BNN Bakal Sulap Petani di Aceh Jadi Pengusaha Kopi Produktif
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan