Suara.com - Di Jakarta, ada kuliner yang cukup ekstrim. Kuliner tersebut adalah sate ular kobra. Ya, ular kobra yang terkenal ganas dijadikan makanan untuk disantap para pembeli.
Kuliner ekstrim ini dibagikan oleh akun TikTok @bmwwagon. Video ini kemudian banyak diunggah ulang odi sosial media, salah satunya akun Instagram @reseptiktok.
Pada video tersebut, tampak seorang wanita mengambil ular kobra dari kandangnya. Ia tampak sudah ahli dalam menangani ular tersebut.
Wanita tersebut memegangi ular kobra tanpa rasa takut. Kepala ular yang telah dijepit kayu dipenggal terlebih dahulu sebelum dijadikan sate.
Setelah kepala ular kobra dipenggal, hewan berbisa ini kemudian dikuliti. Dagingnya diptotong-potong dan dibumbui.
Selanjutnya, sate kobra ini di panggang menggunakan bara api yang menyala. Proses pembuatan sate ini sukses membuat orang yang takut melihat ular kobra bergidik ngeri.
Namun, kelihaian wanita penjual sate ular kobra ini patut diacungi jempol saking lihainya. Ia tampak tak menganggap ular kobra sebagai hewan yang berbahaya.
Video tentang kuliner ekstrim ini mendapat banyak perhatian dari warganet. Hanya beberapa jam setelah diunggah di akun Instagram @reseptiktok, video ini sudah ditonton hingga lebih dari 20 ribu kali.
Ratusan komentar juga menyerbu video sate kobra ini. Beragam respon pun diberikan oleh warganet.
Baca Juga: Dikirim dari Semarang, Heboh Ular King Cobra Lepas dari Kardus Paket
"Panji Petualang menangis melihat ini," ujar warganet di kolom komentar.
Warganet lainnya ikut berkomentar. "Paling nggak tega sama binatang. Lihat ayam masih hidup mau dipotong aja hampir nangis," ujar warganet ini.
"Ibunya kok nggak geli ya wkwkwk. Gerak-gerak begitu aja lihatnya udah gedek-gedek kepala gue," tulis warganet ini di kolom komentar.
Apakah Anda pernah mencoba sate ular kobra? Bagaimana pendapat Anda tentang kuliner ekstrim ini?
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
'Biar Rakyat Tahu!' Buruh Ancam Umumkan Parpol yang 'Main-Main' Bahas RUU Ketenagakerjaan
-
Lidah Api Kepung Seruni Point: Pintu Terakhir Wisata Bromo Resmi Ditutup Total
-
Praperadilan Kasus MBG, Lodewyk Pusung Minta 3 Buku Catatan dan iPhone 17 Pro Max Dikembalikan
-
Arti Desil 1-10 di Kelompok Kesejahteraan Keluarga, Mana yang Dapat Bansos?
-
Tips Cerdas Meminang Honda Brio Bekas: Hindari Unit Eks Laka dan Eks Taksi Online
-
Ekspor UMKM Naik, Tapi 60-70 Persen Pelaku Masih Belum Pernah Kirim Produk ke Luar Negeri
-
Rekam Jejak Gus Alex Eks Stafsus Kemenag Terseret Kasus Kuota Haji
-
Program Umrah Jadi Sorotan BPK, Pemkot Bandar Lampung Janji Perbaiki Tata Kelola
-
V BTS Ungkap Alami Gangguan Pendengaran, Makin Buruk saat Jalani Wamil
-
Batas Waktu dari MK Mepet, DPR Kebut RUU Ketenagakerjaan Baru