Suara.com - Mengatur kembali rencana keuangan kerap jadi salah satu resolusi tahun baru yang umum dirancang banyak orang.
Menurut situs finansial dari Amerika Serikat, Finder.com, selama 2020 sekitar 53,12 persen generasi millennial fokus pada resolusi keuangan untuk lebih memiliki kendali atas masa depan finansial mereka.
Membuat resolusi keuangan bukan sekadar mencatat segala pengeluaran yang dilakukan. Perencana Keuangan sekaligus Founder Anggriani & Partners Metta Anggriani mengatakan, paling ridak ada tiga langkah utama yang perlu dilakukan saat membuat resolusi keuangan.
"Yakni melakukan financial check-up untuk memeriksa cash flow, hutang, dan aset yang kita miliki," kata Metta melalui keterangan tertulis yang diterima suara.com, Minggu (7/2/2021).
Langkah kedua dengan mengidentifikasi prioritas dan tujuan keuangan. Seperti dana untuk pergi liburan, membeli rumah atau kendaraan, pendidikan, hingga meningkah. Langkah terakhir, lanjutnya, menentukan cara menabung yang sesuai dengan tujuan finansial.
"Barulah kita tentukan instrumen keuangan yang menyesuaikan dengan kondisi finansial dan prioritas sehingga mudah untuk dipantau dan dikelola,” ucapnya.
Menurutnya, dengan melakukan tiga langkah utama resolusi keuangan tersebut juga dapat membantu perencanaan finansial agar lebih siap menghadapi kondisi pandemi Covid-19 yang tidak pasti.
Perubahan pola pikir di masyarakat yang menimbulkan berbagai kebiasaan baru, menurut Metta, juga menjadi alasan lain mengapa finansial yang bersifat 'pandemic ready' menjadi penting.
"Kita bisa melihat dampak dan risiko yang sangat nyata akibat terjadinya pandemi. Tahun ini kita harus lebih berhati-hati. Oleh karena itu, satu hal yang tidak boleh terlupakan adalah memiliki perlindungan ektra seperti asuransi karena penyakit, musibah dan bencana bisa terjadi kapan saja dan dapat mengganggu cash flow,” ucap Metta.
Baca Juga: 4 Beauty Goals yang Diprediksi Akan Jadi Resolusi Selama 2021
Berita Terkait
-
wondr by BNI Permudah Nasabah Kelola Keuangan Keluarga dengan Perencanaan yang Lebih Terarah
-
KPK Sita 1,3 Kg Emas dan Rp100 Juta dari Rumah Pegawai Pajak di Malang
-
Akses Keuangan Melesat, Literasi Tertinggal: Trader Muda Diminta Waspadai Risiko
-
Wirausaha Perempuan Didorong Tak Cuma Kejar Penjualan, Tapi Juga Profit
-
Utang Pemerintah Tembus Rp 10 Ribu Triliun, Purbaya Bandingkan Kondisi RI dengan Singapura
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali
-
Demi Jam Terbang, Persib Bandung Resmi Pinjamkan Henhen Herdiana ke PSM Makassar
-
Bejad, Oknum Guru Ngaji di Kota Serang Asusila Gadis Berusia 9 Tahun
-
Smart Stick Berbasis AI Karya Siswa Indonesia Dilirik Profesor China, Apa Keunggulannya?
-
Gamer Siap-Siap! Nintendo Switch dan Switch 2 Bakal Resmi Masuk Indonesia Desember 2026