Suhu dan cuaca mempengaruhi kondisi kulit. Jadi perlu menyesuaikannya dengan suhu. Misalnya, saat musim hujan atau dingin, kulit lebih kering dan perlu hidrasi. Pilihlah skincare yang bisa membuat kulit lebih lembap.
Sebaliknya, saat musim panas kulit lebih berkeringat dan berminyak dan biasanya dapat memicu jerawat. Untuk itu, bisa memilih skincare dengan kandungan yang dapat mengurangi produksi minyak berlebih di wajah. Sehingga minyak di wajah dapat terkontrol dan mencegah timbulnya jerawat.
5. Cek izin edarnya
Produm skincare yang beredar di Indonesia dan terjamin keamanannya harus terdaftar di Badan POM.
"Tak sedikit produk skincare yang non-BPOM tapi sudah diperjual belikan. Untuk mengeceknya, kamu bisa melihat dari QR barcode izin edar dari BPOM. Selain itu, kamu juga perlu mengecek izin produk, karena ada juga produk yang izin edarnya tidak sesuai dengan produk yang ditawarkan,” jelas dokter Cynthia.
6. Cek bahan bakunya
Oenting mengetahui apakah ada bahan baku utama yang dipakai mengandung bahaya dan sudahkah produknya sesuai dengan karakter kulit kamu? Bahan berbahaya bisa merusak wajah secara jangka pendek maupun jangka panjang. Adapun bahan berbahaya yang harus dihindari pada produk skincare adalah merkuri, hidrokinon, resorsinol, bahan pewarna, dan steroid.
Dokter Cynthia mengatakan bahwa obat harus dengan resep dokter tapi sering dimasukkan sebagai campuran pemutih karena berefek membuat kulit jadi putih.
"Apabila ada bahasa latin bisa di browsing, lalu dicari istilah lain atau awamnya dan cek kegunaannya apakah sesuai jenis kulit kita atau tidak. Selain itu cek juga label kadaluarsanya, apakah sudah melewati masa kadaluarsanya atau belum ," ucapnya.
7. Cari review atau testimoni dari orang yang sudah pernah memakainya
Baca Juga: Angelina Jolie Bongkar Isi Tas, Ketahuan Selalu Bawa Skincare Mewah Ini
Ulasan mengenai produk skincare mudah dicari diberbagai media sosial. Kamu bisa analisa dari semua review produk tersebut. Apakah lebih banyak yang cocok atau lebih banyak yang bermasalah.
Jika menemukan banyak ulasan mengaku tidak puas atau mengalami masalah setelah memakainya, maka sebaiknya mengalihkan perhatian ke produk skincare yang lain.
Berita Terkait
-
4 Tone Up Sunscreen Korea Vitamin C, Rahasia Punya Wajah Cerah Seharian!
-
Urutan Pemakaian Serum, Essence, dan Moisturizer yang Benar Saat Skincare-an
-
DD Cream Wardah Dipakai Setelah Apa? Cek Urutan dan Cara Pakainya
-
4 Facial Foam Lokal Glutathione Atasi Wajah Kusam Akibat Aktivitas Outdoor
-
Bye Kulit Kering! 4 Hydrogel Mask Korea Panthenol Kunci Skin Barrier Kuat
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada
-
Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman
-
Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri
-
Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan
-
Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas
-
Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak
-
PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi
-
Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!
-
Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah
-
Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara