5. Lapar mulut
Lapar mulut disebut sebagai perasaan atau keinginan untuk mencicipi berbagai rasa atau tekstur makanan. Rasa lapar mulut sangat sulit dipuaskan karena kita mudah bosan.
Kapanpun Anda merasa lapar mulut atau berkata ingin mengunyah sesuatu, pikirkan apakah makanan itu sehat atau tidak, dan akankah itu dapat memuaskan rasa lapar Anda.
Para ahli menyarankan jika Anda sering lapar mulut, konsumsilah lebih banyak protein dan biji-bijian, karena itu akan membuat Anda kenyang lebih lama dan akan mencegah Anda dari makan berlebihan.
6. Kelaparan sel
Kelaparan sel mencerminkan apa yang diminta tubuh kita (bukan pikiran kita) pada tingkat sel. Terkadang, saat Anda tidak mengonsumsi nutrisi tertentu, tubuh akan mendambakan makanan yang kaya akan nutrisi tersebut.
Misalnya, daging dan ikan merupakan sumber vitamin B12 yang baik. Jika Anda berpantang produk daging lebih lama, Anda mendambakannya, dan tidak peduli berapa banyak makanan lain yang Anda makan, Anda akan selalu merasa tidak puas dan lapar. Hal yang sama berlaku untuk makanan lain seperti air, garam, gula, jeruk, atau sayuran berdaun.
Coba dengarkan tubuh dan ketahui makanan apa yang sangat dibutuhkannya saat ini, dan mengapa. Fokus pada kebiasaan makan dan pahami apakah diet Anda selama ini sudah mencakup semua nutrisi. Minumlah lebih banyak air, karena terkadang haus sel disalahartikan sebagai kelaparan seluler.
7. Lapar perut
Inilah yang disebut sebagai lapar biologis. Saat lapar perut, kita mengalami sensasi di perut seperti suara geraman. Para ahli mengatakan bahwa perut tidak mengatakan kapan seseorang lapar, melainkan hanya mengingatkan kita pada jadwal makan yang sudah kita susun sesuai dengan waktu makan kita.
Oleh karena itu, perut kita akan mengingatkan dengan mengeluarkan suara geraman pada waktu itu setiap hari. Hal ini membuat lapar perut menjadi buruk karena kita menghabiskan banyak waktu untuk makan hanya karena waktunya makan, bukan karena lapar.
Kapanpun perut Anda lapar, usahakan untuk makan perlahan dan hanya dalam porsi kecil, hanya untuk memuaskan perasaan bahwa Anda telah makan sesuatu. Selain itu, jangan hindari tanda-tanda perut jika Anda sangat lapar.
Baca Juga: Merasa Lapar Berlebihan? Kenali 5 Masalah Kesehatan yang Menyebabkannya
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan